Tempat Terbaik untuk Menyimpan Telur
Perdebatan mengenai tempat terbaik menyimpan telur telah berlangsung selama beberapa dekade. Banyak orang percaya bahwa telur sebaiknya disimpan di lemari yang sejuk atau kering dibandingkan di dalam kulkas. Namun, menurut pendapat para ahli penyimpanan makanan, kulkas justru merupakan tempat yang paling ideal untuk menyimpan telur.
Meskipun demikian, tidak semua bagian dalam kulkas cocok untuk menyimpan telur. Salah satu tempat yang tidak direkomendasikan adalah rak pintu kulkas. Berikut alasan mengapa hal tersebut tidak dianjurkan dan tips untuk menyimpan telur dengan benar.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Alasan Telur Tidak Disarankan Disimpan di Rak Pintu Kulkas
- Telur Cepat Busuk
Telur yang ditempatkan di rak pintu kulkas cenderung lebih cepat membusuk karena perubahan suhu yang tiba-tiba. Setiap kali pintu kulkas dibuka dan ditutup, suhu di sekitar telur bisa berubah secara drastis. Hal ini dapat mempercepat proses pembusukan telur jika dibandingkan dengan menyimpannya di area kulkas yang stabil suhunya.
"Rak telur pintu kulkas rentan terhadap perubahan suhu karena pintu kulkas sering membuka dan menutup. Ini yang dapat menyebabkan telur lebih cenderung cepat busuk," ujar Vlatka Lake, ahli penyimpanan dari Space Station.
- Karton Kemasan Telur Memiliki Banyak Manfaat
Setelah membeli telur, banyak orang cenderung membuang karton kemasannya. Namun, sebaiknya tetap menyimpan telur di dalam karton aslinya. Karton tersebut memiliki fungsi penting untuk melindungi telur dari bau dan rasa kuat dari makanan lain di kulkas.
Selain itu, tanggal kedaluwarsa telur biasanya tercantum pada karton. Dengan demikian, Mama tetap bisa memastikan kesegaran telur. Telur juga sebaiknya ditempatkan pada ujung yang besar seperti yang terdapat pada kemasan karton, agar kuning telur tetap berada di tengah.
Tips Menyimpan Telur Mentah dan Matang
Berikut beberapa tips untuk menyimpan telur mentah dan matang dengan benar:
-
Jangan Simpan di Rak Pintu Kulkas
Letakkan telur di bagian dalam kulkas agar mendapatkan suhu yang konsisten dan dingin. -
Simpan Sisa Putih dan Kuning Telur dalam Wadah Kedap Udara
Sisa putih telur dan kuning telur mentah harus segera dimasukkan ke dalam wadah kedap udara dan disimpan di kulkas. -
Penyimpanan Telur Rebus
Saat menyimpan telur rebus di kulkas, Mama mungkin akan mencium bau gas dari telur rebus yang tersimpan. Bau tersebut disebabkan oleh hidrogen sulfida, yang terbentuk saat telur dimasak. Zat ini tidak berbahaya dan biasanya akan hilang dalam waktu beberapa jam.
Waktu Penyimpanan yang Direkomendasikan
Mama juga perlu mengetahui batas waktu penyimpanan telur yang disimpan. Berikut waktu-waktu yang disarankan untuk setiap jenis telur:
- Telur mentah segar: Ikuti petunjuk "Best Before Date" di kemasan.
- Sisa kuning atau putih telur mentah: 2 hingga 4 hari.
- Telur rebus: 1 minggu.
- Hidangan telur siap saji: 3 sampai 4 hari.
- Telur asin: 1 bulan.



Dengan memahami cara menyimpan telur yang tepat, Mama bisa menjaga kualitas dan kesegaran telur selama masa penyimpanannya. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Ma!