Wayang Wong Bangkit di Purbalingga, 14 Sanggar Tampil Kembali

admin.aiotrade 21 Okt 2025 2 menit 15x dilihat
Wayang Wong Bangkit di Purbalingga, 14 Sanggar Tampil Kembali
Wayang Wong Bangkit di Purbalingga, 14 Sanggar Tampil Kembali

Pertunjukan Seni Budaya Purbalingga Menghadirkan Wayang Wong dengan Pesan Moral Mendalam

Pemerintah Kabupaten Purbalingga kembali menggelar pertunjukan seni budaya yang menarik perhatian masyarakat. Acara ini berupa pementasan wayang wong bertajuk “Tangine Seni Budaya Purbalingga”. Pertunjukan tersebut digelar pada Minggu malam, 19 Oktober 2025 di Pendopo Dipokusumo dan melibatkan 14 sanggar seni lokal. Acara ini menjadi bagian dari program “Pendopo Untuk Rakyat” yang telah memasuki tahap pelaksanaan kedua.

Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam melestarikan seni budaya daerah. Ia menjelaskan bahwa acara seperti ini akan terus dilakukan untuk memberikan ruang bagi para seniman tradisional dalam mengekspresikan bakat mereka.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Pemkab Purbalingga bisa menyiapkan panggung untuk mewadahi dan melestarikan seni budaya kita semua,” ujar Dimas dalam sambutannya. Dengan adanya acara ini, masyarakat memiliki kesempatan untuk merasakan langsung kekayaan seni dan budaya yang ada di wilayah Purbalingga.

Subtema yang Menyentuh Hati

Pementasan kali ini mengusung subtema “Beksan Wayang Pinulas”, yang mencerminkan penggabungan berbagai seni seperti tari, karawitan, wayang, serta seni lukis. Tidak hanya sebagai hiburan semata, pertunjukan ini juga membawa pesan moral yang dalam serta nilai-nilai luhur dalam kehidupan. Hal ini membuat para penonton tidak hanya terhibur, tetapi juga terkesan secara emosional dan intelektual.

Wayang wong, yang merupakan salah satu bentuk kesenian tradisional, hadir dalam bentuk yang lebih modern namun tetap mempertahankan esensi dari cerita-cerita yang sudah lama dikenal. Melalui pertunjukan ini, masyarakat dapat lebih memahami makna dari setiap adegan yang disajikan.

Peran Masyarakat dalam Melestarikan Budaya

Wakil Bupati Dimas menambahkan bahwa Bupati Purbalingga, H. Fahmi M. Hanif, mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kebhinekaan dan melestarikan budaya lokal melalui karya-karya seni yang dihasilkan oleh para seniman daerah. Ia berharap bahwa kegiatan seperti ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya seni budaya dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya berharap melalui kegiatan ini akan menggugah kesadaran masyarakat akan pentingnya seni budaya dalam kehidupan kita atau dengan kata lain meningkatkan cultural awareness,” tutur Dimas.

Dengan adanya pertunjukan ini, diharapkan masyarakat lebih memahami nilai-nilai yang terkandung dalam seni budaya. Selain itu, acara ini juga menjadi ajang promosi bagi seniman-seniman lokal yang ingin menunjukkan bakat mereka kepada publik.

Kesimpulan

Pertunjukan seni budaya Purbalingga yang berupa wayang wong bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga menjadi sarana pendidikan dan pelestarian budaya. Dengan adanya acara ini, diharapkan masyarakat lebih sadar akan pentingnya seni dan budaya dalam kehidupan sosial dan spiritual mereka. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat rasa cinta terhadap seni dan budaya lokal.



Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan