WhatsApp Tidak Lagi Gratis Kirim Pesan Massal, Ini Aturan Terbaru!

WhatsApp Tidak Lagi Gratis Kirim Pesan Massal, Ini Aturan Terbaru!

Berita mancanegara hari ini diwarnai peristiwa penting. Topik WhatsApp Tidak Lagi Gratis Kirim Pesan Massal, Ini Aturan Terbaru! tengah menjadi sorotan dunia. Berikut laporan selengkapnya.


aiotrade.app, JAKARTA - WhatsApp sedang mempersiapkan langkah baru untuk mengurangi jumlah pesan spam yang semakin meningkat di platformnya. Aplikasi pesan milik Meta ini kini sedang menguji kebijakan terbaru yang bertujuan untuk membatasi jumlah pesan yang dapat dikirim pengguna kepada kontak yang tidak merespons.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk menjaga kenyamanan pengguna saat menggunakan WhatsApp. Bayangkan, seseorang mengirim tiga pesan ke nomor baru tanpa mendapatkan balasan—ketiganya akan masuk dalam kuota bulanan pengiriman pesan. Namun, jika penerima akhirnya membalas, pesan tersebut tidak lagi dihitung dalam batas kuota.

WhatsApp belum memberikan angka pasti mengenai batas pengiriman yang sedang diuji. Namun, pengguna atau akun bisnis yang hampir mencapai batas akan menerima peringatan berupa pop-up. Tujuan utamanya adalah agar mereka tidak sampai diblokir dari kemampuan mengirim pesan.

Uji coba rencananya akan diterapkan di sejumlah negara dalam beberapa minggu mendatang. WhatsApp menjamin bahwa pengguna biasa tidak perlu khawatir, karena aturan ini difokuskan pada akun yang sering mengirim pesan massal tanpa izin, yaitu para spammer.

Dengan kebijakan baru ini, Meta tampaknya ingin mengembalikan WhatsApp ke "akar"nya: sebagai ruang percakapan pribadi yang bebas gangguan, bukan arena promosi massal. Bagi pengguna, ini menjadi kabar baik. Namun, bagi pengirim pesan yang tidak mendapatkan balasan—siap-siap, WhatsApp kini memiliki batas kesabaran.

Langkah-Langkah Baru yang Diuji oleh WhatsApp

  • Membatasi jumlah pesan yang dikirim
    Pengguna akan dibatasi dalam mengirim pesan ke kontak yang tidak merespons. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran spam yang tidak diinginkan.

  • Pemberitahuan melalui pop-up
    Pengguna yang hampir mencapai batas pengiriman pesan akan menerima notifikasi berupa pop-up. Ini bertujuan untuk memberi peringatan agar tidak melebihi batas yang ditentukan.

  • Penghapusan pesan yang tidak dibalas
    Jika penerima pesan akhirnya merespons, pesan-pesan sebelumnya tidak lagi dihitung dalam kuota bulanan. Hal ini membantu mengurangi beban pengguna yang tidak aktif.

Dampak bagi Pengguna dan Akun Bisnis

  • Pengguna biasa tidak perlu khawatir
    Aturan ini hanya berlaku untuk akun yang sering mengirim pesan massal tanpa izin. Pengguna biasa tetap bisa menggunakan WhatsApp seperti biasanya.

  • Peningkatan kenyamanan pengguna
    Dengan mengurangi jumlah spam, pengguna akan merasa lebih nyaman saat menggunakan WhatsApp. Tidak ada gangguan dari pesan yang tidak relevan.

  • Kemungkinan pembatasan bagi spammer
    Pengirim pesan yang tidak mendapatkan balasan akan menghadapi batasan dalam mengirim pesan. Hal ini diharapkan bisa mengurangi aktivitas spam di platform.

Tujuan Utama Kebijakan Baru

  • Menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna
    Dengan mengurangi spam, pengguna akan merasa lebih aman dan nyaman saat menggunakan WhatsApp.

  • Mengembalikan WhatsApp ke akar
    Kebijakan ini bertujuan untuk mengembalikan WhatsApp sebagai ruang percakapan pribadi, bukan tempat promosi massal.

  • Mencegah penyalahgunaan layanan
    Dengan adanya batasan pengiriman pesan, pengguna yang tidak bertanggung jawab tidak lagi bisa mengganggu pengguna lain.

Kesimpulan

WhatsApp kini sedang melakukan uji coba kebijakan baru untuk membatasi jumlah pesan yang dikirim pengguna kepada kontak yang tidak merespons. Langkah ini diambil untuk menjaga kenyamanan pengguna dan mengurangi penyebaran spam. Meski belum ada angka pasti, pengguna akan menerima pemberitahuan jika mendekati batas pengiriman. Kebijakan ini diharapkan bisa mengembalikan WhatsApp ke akar, sebagai ruang percakapan pribadi yang bebas gangguan.

Kesimpulan: Demikian kabar dari dunia internasional. Ikuti terus perkembangan global hanya di sini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar