WOW! Investasi Jabar Capai Rp77,1 Triliun, Kuartal III Terbaik Nasional

admin.aiotrade 24 Okt 2025 2 menit 20x dilihat
WOW! Investasi Jabar Capai Rp77,1 Triliun, Kuartal III Terbaik Nasional

Jawa Barat Kembali Menjadi Provinsi dengan Realisasi Investasi Terbesar di Indonesia

Provinsi Jawa Barat kembali menegaskan posisinya sebagai provinsi dengan realisasi investasi terbesar di Indonesia. Berdasarkan data dari Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), nilai investasi di Jawa Barat pada Triwulan III 2025 mencapai Rp77,1 triliun atau sekitar 15,7 persen dari total nasional.

Realisasi investasi tersebut menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yaitu sebesar Rp56,57 triliun. Peningkatan ini mencapai angka 36,34 persen. Hal ini menunjukkan bahwa Jawa Barat tetap menjadi tujuan utama bagi para investor baik dalam maupun luar negeri.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Barat, Dedi Taufik, menyampaikan bahwa capaian ini menunjukkan daya tarik Jawa Barat sebagai tujuan investasi masih sangat kuat. Ia menilai bahwa iklim usaha yang kondusif, dukungan infrastruktur, serta percepatan layanan perizinan menjadi faktor utama yang menjaga momentum positif ini.

“Kepercayaan investor kepada Jawa Barat masih tinggi,” ujar Dedi Taufik saat berbicara kepada wartawan di Bandung, Jumat (18/10).

Dari total nilai investasi di Triwulan III 2025, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) menyumbang sekitar Rp41,8 triliun, sedangkan Penanaman Modal Asing (PMA) tercatat sebesar USD 2,2 miliar atau setara Rp35,3 triliun. Dedi menambahkan bahwa PMDN menunjukkan pertumbuhan yang jauh lebih tinggi dibandingkan PMA.

Nilai investasi PMDN naik tajam sebesar 74,33 persen, dari Rp23,97 triliun pada Triwulan III 2024 menjadi Rp41,78 triliun pada periode yang sama 2025. Sementara itu, nilai investasi PMA pada Triwulan III 2025 mencapai US$2,21 miliar atau setara Rp35,35 triliun. Angka ini meningkat 8,42% dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp32,60 triliun.

Kontribusi Jawa Barat untuk PMA pada periode Triwulan III 2025 mencapai 16,7 persen dari total investasi asing nasional, sehingga menjadikannya sebagai provinsi teratas dibanding provinsi lainnya. Investasi asing di Jawa Barat terutama berasal dari Jepang, Singapura, dan Hong Kong, dengan fokus pada sektor industri pengolahan, informasi dan komunikasi, perdagangan, serta real estate.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani menyebutkan bahwa total realisasi investasi kuartal III secara nasional mencapai Rp491,4 triliun. “Jawa Barat menjadi lokasi paling tinggi untuk realisasi investasi pada kuartal III 2025,” kata Rosan baru-baru ini di Jakarta.

DKI Jakarta berada di posisi kedua, disusul oleh Sulawesi Tengah, Banten, dan Jawa Timur di urutan lima besar. Ditambahkan Rosan, bila dibandingkan per kuartal, capaian investasi pada kuartal III 2025 terpantau tinggi dibanding kuartal I dan II 2025. Dua kuartal sebelumnya hanya mencatat realisasi investasi masing-masing sebesar Rp 465,2 triliun dan Rp 477,7 triliun. Sedangkan untuk capaian sepanjang Januari hingga September tercatat dengan total Rp 1.434,3 triliun.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan