Xurya Perluas Bisnis PLTS Off-Grid

admin.aiotrade 01 Okt 2025 3 menit 10x dilihat
Xurya Perluas Bisnis PLTS Off-Grid


aiotrade, JAKARTA — Xurya, perusahaan penyedia sewa sistem pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) tanpa biaya awal di Indonesia, mengumumkan rencana ekspansi bisnis ke sektor PLTS off-grid untuk segmen komersial dan industri (C&I) serta proyek Independent Power Producer (IPP). Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mendukung transisi energi nasional dan memenuhi target pemerintah terkait pengembangan energi terbarukan.

Xurya telah menjadi salah satu pemain utama dalam pasar energi surya nasional. Hingga saat ini, perusahaan telah mengerjakan proyek PLTS dengan kapasitas lebih dari 200 megawatt peak (MWp) di berbagai wilayah Indonesia. Layanan yang ditawarkan mencakup studi kelayakan, desain sistem, instalasi, hingga operasi dan pemeliharaan bagi pelaku industri di sektor komersial dan industri.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Strategi baru Xurya ini dirancang untuk mendukung Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2035, yang menargetkan peningkatan kapasitas listrik dari energi terbarukan hingga 38 GW pada tahun 2035. Energi surya diharapkan menjadi kontributor terbesar dalam pencapaian target tersebut. RUPTL juga menekankan pentingnya pemerataan akses energi di daerah tertinggal, terluar, dan terdepan (3T), yang menjadi prioritas pemerintah dalam berbagai proyek pembangunan.

“Keputusan ini bukan hanya langkah bisnis, tetapi lompatan besar dalam misi kami untuk menyediakan energi bersih yang terjangkau bagi semua,” ujar Managing Director Xurya Eka Himawan dalam pernyataannya, Rabu (1/10/2025).

Menurut Eka, RUPTL menunjukkan komitmen pemerintah yang semakin kuat dalam pengembangan industri energi surya. Hal ini memberikan momentum bagi pertumbuhan segmen IPP, baik untuk PLN maupun kawasan industri, dalam proses transisi energi. Xurya siap bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan untuk berkontribusi pada program swasembada energi nasional.

Sebelumnya, Xurya telah bekerja sama dengan konsultan global tier-1 untuk melakukan studi kesiapan institusi dan kajian pasar secara komprehensif terhadap peluang proyek PLTS off-grid dan IPP di Indonesia. Hasil studi ini membantu perusahaan merumuskan strategi eksekusi yang memadukan kelebihan Xurya sebagai pemimpin pasar PLTS on-grid, sertifikasi B Corporation, serta budaya teknologi-sentris.

Studi ini didukung oleh Australian Development Investments (ADI) melalui Technical Assistance Facility milik mereka. Direktur Teknologi Xurya Edwin Widjonarko menambahkan bahwa perusahaan telah melakukan persiapan untuk ekspansi ini, termasuk membangun keahlian teknis dan operasional dalam teknologi penyimpanan energi atau baterai, memperluas kemitraan teknologi dengan pemain lokal, serta menjajaki pendekatan operasional yang efisien di wilayah terpencil.

“Kami juga memiliki beberapa proyek off-grid yang memberi kesempatan untuk menguji berbagai pendekatan langsung di lapangan, menyempurnakannya, dan meningkatkannya untuk proyek IPP skala lebih besar,” kata Edwin.

Riset juga menyoroti bahwa kesuksesan dalam segmen IPP tidak hanya bergantung pada pembiayaan atau teknologi, tetapi juga pada kesiapan institusional. Faktor Environmental, Social, and Governance (ESG), seperti Kesetaraan Gender, Disabilitas, dan Inklusi Sosial (GEDSI), semakin sering diangkat oleh klien yang ingin selaras dengan standar dampak global atau sebagai bagian dari upaya pendanaan jangka panjang yang berkelanjutan.

Xurya menyatakan komitmennya untuk memperkuat strategi ESG, termasuk mendorong inisiatif kesetaraan gender, memperkuat tanggung jawab lingkungan, serta memastikan dampak yang inklusif bagi seluruh pemangku kepentingan.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan