Yusril: 1.000 Petugas Lapas Diklat di Nusakambangan

admin.aiotrade 21 Okt 2025 3 menit 14x dilihat
Yusril: 1.000 Petugas Lapas Diklat di Nusakambangan

Penindakan Terhadap Petugas Lapas yang Tidak Disiplin

Menteri Koordinator Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra mengungkapkan bahwa terdapat lebih dari 1.000 petugas lembaga pemasyarakatan yang tidak disiplin dan diberi sanksi pindah tugas ke Nusakambangan, Jawa Tengah.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Kurang disiplin juga lebih seribu orang, sekarang ini dibawa ke Nusakambangan untuk dididik, memperkuat disiplin mereka sebagai petugas pemasyarakatan,” ucap Yusril, Senin (21/10/2025).

Selain itu, kata Yusril, ada juga petugas lapas yang terlibat dalam peredaran narkoba di dalam lembaga pemasyarakatan diturunkan pangkatnya hingga dipecat atau diberhentikan.

“Petugas yang terlibat ditindak ada yang diberhentikan, ada yang diturunkan pangkatnya,” kata dia.

Yusril mengakui peredaran narkotika di dalam lapas memang menjadi masalah yang paling serius untuk diatasi. Oleh karena itu, ia berharap dalam revisi undang-undang narkotika ke depan ada pemisahan untuk menangani pengedar dan pemakai.

“Masalah yang paling serius di LP (Lembaga Pemasyarakatan) itu kan masalah narkotika ya, itu memang masalah yang berat,” ujar Yusril.

“Dan ini terkait juga dengan rencana untuk memperbaiki undang-undang narkotika itu sendiri, yang membedakan antara pengedar dengan pemakai yang ke depan tentu harus dibedakan dan tidak semua pemakai itu harus dimasukkan ke LP, jadi akan mengurangi jumlah narapidana.”

Kasus Narkoba yang Kembali Menjadi Sorotan

Kasus narkoba baru-baru ini kembali menjadi sorotan publik setelah selebritas Ammar Zoni yang merupakan tahanan narkotika disebut diduga terlibat dalam peredaran di dalam lapas.

Ammar Zoni yang sudah lebih dari 3 kali dibina karena kasus narkoba dipindahkan ke Lapas Nusakambangan.

Langkah-Langkah yang Diambil oleh Pemerintah

Pemerintah melalui Menteri Yusril Ihza Mahendra menegaskan bahwa penindakan terhadap pelaku peredaran narkoba di dalam lembaga pemasyarakatan akan terus dilakukan. Hal ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lingkungan lapas.

Beberapa langkah yang telah diambil antara lain:

  • Penindakan terhadap petugas lapas yang tidak disiplin, termasuk pindah tugas ke Nusakambangan.
  • Penghapusan petugas lapas yang terlibat dalam peredaran narkoba, baik melalui penurunan pangkat maupun pemberhentian.
  • Revisi undang-undang narkotika yang bertujuan untuk membedakan antara pengedar dan pemakai, sehingga dapat mengurangi jumlah narapidana.

Peran Masyarakat dalam Pencegahan Narkoba

Meskipun pemerintah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi peredaran narkoba di dalam lapas, masyarakat juga memiliki peran penting dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba. Dengan meningkatkan kesadaran dan edukasi tentang bahaya narkoba, masyarakat dapat membantu mengurangi angka pengguna dan pengedar narkoba.

Selain itu, partisipasi aktif dari keluarga dan lingkungan sosial juga sangat penting dalam memberikan dukungan dan bimbingan kepada para tahanan agar dapat kembali berkehidupan yang lebih baik.

Kesimpulan

Peredaran narkoba di dalam lembaga pemasyarakatan tetap menjadi tantangan besar bagi pemerintah dan lembaga pemasyarakatan. Namun, dengan penindakan yang tegas dan langkah-langkah pencegahan yang efektif, diharapkan dapat mengurangi angka penyalahgunaan narkoba serta meningkatkan kualitas pengelolaan tahanan di dalam lapas.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan