Zohran Mamdani Unggul di Pemilihan Wali Kota NYC, Tapi Lebih Ketat Jika Sliwa Mundur

admin.aiotrade 20 Okt 2025 2 menit 25x dilihat
Zohran Mamdani Unggul di Pemilihan Wali Kota NYC, Tapi Lebih Ketat Jika Sliwa Mundur

Perkembangan Terbaru dalam Pemilihan Wali Kota New York City

Pemilihan wali kota New York City semakin mendekati puncaknya. Debat berikutnya akan diadakan pada hari Rabu, dan hanya lima hari lagi sebelum masa pemungutan suara awal dimulai. Hari pemungutan suara sendiri akan berlangsung dalam 15 hari ke depan.

Sebuah survei terbaru yang dilakukan oleh AARP dan Gotham Polling menunjukkan bahwa kandidat Partai Demokrat, Zohran Mamdani, masih mempertahankan keunggulannya dengan 43,2%. Kandidat independen, Andrew Cuomo, berada di posisi kedua dengan 28,9%, sedangkan kandidat Partai Republik, Curtis Sliwa, berada di posisi ketiga dengan 19,4%.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Hasil survei yang sama juga menunjukkan bahwa jika Sliwa mundur dari kampanye, maka persaingan antara Cuomo dan Mamdani akan menjadi sangat ketat. Dalam skenario ini, Mamdani unggul 44,6% dibandingkan Cuomo yang mencapai 40,7%. Selisih empat poin tersebut berada dalam batas kesalahan survei.

Sliwa menegaskan bahwa dirinya tidak akan mundur dari kampanye. Ia menyatakan bahwa dirinya tetap bertahan dalam kontestasi. Pekan lalu, Cuomo mengatakan bahwa keberadaan Sliwa akan membuatnya sulit untuk mengalahkan Mamdani. Namun, pada pagi hari Senin, Cuomo mengubah pendiriannya. Saat berbicara di Fox News, Cuomo menyebut Sliwa sebagai kandidat yang tidak relevan.

"Sliwa mengambil sejumlah suara tertentu, dan dalam hal itu, dia adalah penyerong. Saya percaya dia akhirnya tidak relevan karena dia bukan kandidat yang layak dan saya tidak percaya orang-orang akan membuang suara mereka," kata Cuomo.

Sliwa menegaskan kembali bahwa dirinya tidak akan mundur. "Satu orang, satu suara. Itu cara kita menentukan pemilu. Saya belum pernah mendengar syarat bahwa satu orang, satu suara, dan tentu saja orang lain harus mundur di tengah jalan."

Mamdani mengucapkan terima kasih atas kehadiran Sliwa dalam kampanye ini. Ia menyatakan bahwa kehadiran Sliwa benar-benar positif bagi demokrasi. "Itu benar-benar positif bagi demokrasi kita bahwa ada kandidat lain dalam kontestasi ini yang percaya bahwa pemilih New York City harus memilih wali kotanya, bukan para miliarder yang tinggal di tempat lain," ujar Mamdani.

Cuomo terus bersikeras bahwa Mamdani tidak memiliki pengalaman yang cukup untuk menjadi wali kota. "Kami menghabiskan waktu ini berbicara langsung kepada warga New York. Andrew Cuomo menghabiskan waktunya berbicara tentang kandidat lain," kata Mamdani.

Semua tiga kandidat akan kembali hadir dalam debat pada malam ini di NY1. Mereka akan membahas isu-isu penting yang berkaitan dengan kota New York dan visi mereka untuk masa depan kota tersebut.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan