Zulhas Angkat Bicara Soal Kritikan Pikul Beras: Saya Terbiasa Bawa 5 Kg

admin.aiotrade 08 Des 2025 3 menit 15x dilihat
Zulhas Angkat Bicara Soal Kritikan Pikul Beras: Saya Terbiasa Bawa 5 Kg


Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan kembali menjadi perhatian masyarakat setelah aksinya memikul karung beras. Tindakan ini dilakukan saat dirinya berkunjung ke wilayah yang terdampak bencana banjir bandang di Sumatera Barat.

Zulhas mengakui bahwa ia sering mendapatkan kritikan dan pertanyaan dari masyarakat terkait tindakannya tersebut. Salah satunya terjadi saat berolahraga di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat pada Minggu (7/12), ketika beberapa ibu-ibu menanyakannya mengapa ia tidak kembali memikul karung beras.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Pria yang akrab disapa Zulhas ini menjelaskan bahwa aktivitas memikul karung beras sudah menjadi kebiasaannya selama kunjungan ke daerah-daerah di Indonesia. Ia menyebutkan bahwa tujuannya adalah untuk membagikan bantuan pangan kepada masyarakat.

“Saya biasa gotong beras, ukuran lima kilogram itu,” ujar Zulhas dalam acara BIG Conference 2025, Senin (8/12).

Selain itu, Zulhas juga memberikan instruksi kepada Bulog untuk meningkatkan jumlah bantuan pangan bagi wilayah-wilayah yang terkena dampak bencana, seperti Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat.

Beberapa isu terkait penyebab kerusakan alam dan banjir di Sumatera juga sempat muncul. Namun, Zulhas tetap fokus pada upaya penyaluran bantuan yang efektif.

Ia juga menyampaikan bahwa kuota pupuk subsidi masih cukup besar, dan meminta para petani untuk mengajukan tambahan jika diperlukan.

Menurut Zulhas, kebiasaan memikul beras merupakan bentuk perbuatan baik yang diperintahkan oleh mendiang ibunya. Ia percaya bahwa setiap hari harus memberikan bantuan kepada orang lain, baik dalam kondisi senang maupun susah.

Kebiasaan berbagi ini telah ia lakukan sejak usia enam tahun. Meski ada yang merasa aneh dengan tindakannya, Zulhas tetap bersikap tenang dan memaafkan.

Ia tidak mempermasalahkan kritik yang diterimanya. Menurutnya, yang terpenting adalah bantuan bisa tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Saya mengajak jangan marah-marah, jangan cuma emosi. Mari kita bantu Saudara-saudara kita, satu rupiah pun penting bagi mereka. Satu karung beras pun penting. Bantuan ini mudah-mudahan bisa meringankan beban mereka. Mau ngatain saya, tidak masalah saya maafkan,” ujarnya.

Bantuan pangan yang diberikan pemerintah saat ini sedang ditingkatkan dua kali lipat untuk wilayah-wilayah yang terkena dampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Pulau Sumatera. Bencana tersebut melanda Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Kami dari Menko Pangan memastikan dan sudah bertemu Bulog agar distribusi (bantuan) pangan ditingkatkan dua kali lebih besar,” kata Zulhas.

Ia merincikan bahwa hingga kemarin, pemerintah telah memberikan 9 ribu ton bantuan pangan ke Sumatera Utara, 5-6 ribu ton ke Aceh, dan 6-7 ribu ton ke Sumatera Barat. Selain itu, pemerintah juga mengirimkan bantuan beberapa juta liter minyak.

“Pemerintah memiliki cadangan pangan cukup besar, digelontorkan ke Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. (Akan dikeluarkan) sesuai yang diperlukan, silakan berapapun yang diperlukan,” ujarnya.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan