
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, merespons kritik yang muncul terhadap dirinya akibat tindakannya mengedarkan bantuan di tengah bencana. Kritik tersebut muncul setelah video dirinya membagikan bantuan viral di media sosial. Dalam video tersebut, Zulkifli terlihat berjalan sambil memanggul beras.
Ia menceritakan kejadian itu membuatnya sempat ditanya oleh dua ibu-ibu ketika sedang berolahraga di daerah Sudirman. “(Mereka bertanya) ‘Pak Zul berasnya mana? Enggak gotong beras?’ Saya bilang ini saya lagi olahraga karena kecapekan gotong beras,” ujar pria yang akrab disapa Zulhas dalam sambutannya di acara Bisnis Indonesia Group Conference 2025 di Hotel Raffles, Jakarta, Senin, 8 Desember 2025.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Menurut Zulhas, sejak kecil ia diajarkan oleh ibunya untuk memberikan bantuan kepada sesama. Ia juga menegaskan bahwa hal ini sesuai dengan ajaran Islam, yang menyatakan bahwa orang baik adalah orang yang berguna dan memberi, baik dalam keadaan senang maupun susah. "Ajaran itu harus saya praktikkan, saya setiap hari harus memberi," kata Zulhas.
Ia pun mengklaim sudah memiliki kebiasaan memberi sejak berumur 6 atau 7 tahun. Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu juga menyebut bahwa ia terbiasa membagikan beras ketika berkunjung ke daerah. “Tapi mungkin buat yang lain aneh, ya enggak apa-apa saya maafkan,” lanjutnya.
Zulhas menyatakan bahwa ia tidak masalah mendapat hinaan dari masyarakat. Ia kemudian mengajak publik untuk fokus menolong korban terdampak bencana.
Menteri Koordinator Bidang Pangan ini bertolak ke lokasi bencana empat hari setelah banjir dan tanah longsor menerjang Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, pada Rabu, 26 November 2025. Ia berkunjung ke lokasi bencana di Koto Panjang, Ikur Koto, Koto Tangah, Padang, Sumatera Barat, pada Ahad, 30 November 2025.
Sesuai dengan rekaman video yang beredar di media sosial, Zulhas berjalan sambil memanggul beras. Di sekelilingnya terlihat beberapa orang ikut mengiringinya, namun mereka tak ikut memikul beras.
Direktur Eksekutif Trias Politika Stategis Agung Baskoro berpendapat bahwa penanganan bencana memang rentan dijadikan panggung oleh elite karena tidak ada sistem tata kelola penanganan bencana yang profesional, terintegrasi, dan transparan. Menurutnya, celah itu digunakan oleh pejabat maupun politikus untuk muncul sebagai pahlawan.
“Dari sini, para politikus bisa menarik simpati dan insentif elektoral karena bisa menunjukkan kemampuan personal sekaligus menjadi ruang untuk mengalahkan lawan-lawan politik,” kata Agung, Kamis, 4 Desember 20225.
Dede Leni Mardianti berkontribusi dalam penulisan artikel ini.