
Pemerintahan Prabowo-Gibran di Tengah Tantangan dan Progres
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memasuki satu tahun kepemimpinan nasional. Selama periode ini, berbagai kebijakan dan program telah dijalankan, baik yang mendapat apresiasi maupun kritik dari masyarakat.
Di Sulawesi Selatan, Presiden Prabowo menetapkan lima program strategis nasional. Salah satu program yang menjadi perhatian adalah Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini langsung diterapkan pada awal tahun 2025 dan telah memberikan manfaat kepada ribuan siswa TK hingga SMA di Sulawesi Selatan. Namun, tidak semua pengalaman berjalan mulus. Ada beberapa kasus keracunan yang terjadi, meskipun jumlahnya relatif kecil dibandingkan total penerima manfaat.
Kasus Keracunan dalam Program MBG
Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat sebanyak 6.457 orang mengalami keracunan makanan secara nasional. Di Sulawesi Selatan, dua kasus tercatat. Pertama, di Kabupaten Takalar pada akhir Februari 2025, sebanyak 12 siswa SD mengalami gejala mual dan muntah setelah mengonsumsi makanan bergizi gratis. Dari total 97 siswa penerima, hanya sebagian kecil melaporkan keluhan.
Kemudian, di Bulukumba pada Januari 2025, ada laporan serupa. Beberapa siswa SD mengalami mual dan muntah setelah mengonsumsi menu MBG. Empat siswa diperiksa oleh tenaga medis, namun hasilnya tidak menunjukkan adanya tanda-tanda keracunan. Dinas Kesehatan Bulukumba menyebut bahwa keluhan siswa lebih dipicu oleh faktor sugesti daripada kualitas makanan.
Pembakaran Gedung DPRD Makassar-Sulsel
Peristiwa paling menyita perhatian adalah pembakaran gedung DPRD Kota Makassar dan Sulawesi Selatan pada Jumat (29/9/2025). Kejadian ini menewaskan empat orang. Pihak kepolisian (Polda Sulsel) telah menetapkan sejumlah tersangka dalam kasus ini. Jumlah tersangka berkembang dari 11, 29, 32, hingga mencapai 40 orang. Tersangka berasal dari berbagai latar belakang, termasuk mahasiswa, pelajar, juru parkir, buruh bangunan, hingga petugas kebersihan, dan beberapa di antaranya masih di bawah umur.
Pembakaran di Gedung DPRD Makassar diduga diawali dengan pelemparan bom molotov dan massa juga membakar kendaraan yang terparkir di halaman. Polisi juga mengusut dugaan adanya provokasi melalui live TikTok. Para tersangka dikenakan pasal berlapis dengan ancaman hukuman berat, bahkan ada yang terancam penjara seumur hidup.
Aktivitas legislatif kota sudah dipindahkan ke kantornya sementara di Perumnas Hertasning, Makassar. Aktivitas DPRD Sulsel dialihkan ke gedung Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK), Jl AP Pettarani Makassar.
Tanggapan Tokoh Lokal
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menilai satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo dan Gibran sangat progresif. Ia menyampaikan bahwa program prioritas yang digagas melalui visi besar Asta Cita satu persatu dijalankan. Program tersebut dijalankan secara merata hingga ke pelosok daerah.
Menurut Munafri, MBG bukan hanya soal makan bergizi, tapi tentang investasi jangka panjang untuk masa depan anak-anak. Program ini hadir untuk mendukung pemenuhan gizi anak. "Kami Pemerintah Kota sangat bersyukur karena pemenuhan gizi ini akan menyuplai lebih dari ribuan anak mulai dari TK hingga SMA," ucap Munafri Arifuddin di Kantor Gubernur Sulsel Jl Urip Sumoharjo, Kamis (16/10).
MBG tidak hanya menargetkan aspek kesehatan semata, tetapi juga mendorong perputaran roda ekonomi masyarakat. Belanja bahan pangan untuk dapur-dapur SPPG, menurutnya, akan melibatkan pedagang lokal dan pasar-pasar rakyat di Makassar.
Selain itu, Presiden Prabowo juga membangun Sekolah Rakyat. Sekolah Rakyat merupakan wujud dari Asta Cita ketiga, Meningkatkan Kualitas Manusia Indonesia. Memastikan semua anak Indonesia mendapat akses pendidikan layak, terutama di daerah terpencil dan keluarga kurang mampu.
Naila salah satunya, anak di Makassar penerima manfaat program Sekolah Rakyat. Di Makassar, ada tiga lokasi sekolah Rakyat. Yakni Jl Salodong Untuk Kecamatan Biringkanaya, Jl Sultan Alauddin, dan Jl Perintis Kemerdekaan. Munafri berharap Sekolah Rakyat bisa hadir di wilayah kepulauan. "Kami ingin memastikan tidak ada anak di Makassar, termasuk di pulau-pulau, yang tertinggal dalam pendidikan. Karena itu, kami sedang menyiapkan rencana pembangunan Sekolah rakyat di pulau-pulau," ujarnya.
Apresiasi dari Bupati Sidrap
Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menyampaikan apresiasi terhadap kinerja pemerintahan Prabowo–Gibran. Menurutnya, selama satu tahun terakhir, berbagai program Presiden Prabowo telah dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama para petani.
“Alhamdulillah, program-programnya Bapak Presiden Prabowo sangat disambut baik masyarakat,” ujar Syaharuddin saat ditemui di Kantor Gubernur Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Kamis (16/10/2025) sore. Ia mengatakan, beberapa program unggulan seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), sekolah rakyat, dan swasembada pangan.
Menurutnya, program-program tersebut mendorong masyarakat di seluruh Indonesia untuk bertumbuh melalui ekonomi kerakyatan. Oleh karena itu, program-program Presiden Prabowo dinilai sangat berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Terlebih, tingkat kepuasan petani sekarang ini berdasarkan data survei di atas angka 89 persen.
Mantan Sekjen PP Muhammadiyah itu juga menyebut sejumlah program pemerintahan yang dinilai sukses dirasakan masyarakat secara langsung. “Masyarakat Sidrap sudah merasakan swasembada pangan, pupuk lancar, harga gabah bagus, harga jagung bagus, program MBG, sekolah rakyat, irigasi, IGD. Jadi banyak program-program yang dirasakan masyarakat Sidrap,” katanya.
Lebih jauh, Syahar sapanya, menegaskan program swasembada pangan memberikan dampak signifikan bagi masyarakat Sidrap. Program tersebut, kata dia, turut berkontribusi terhadap penurunan angka kemiskinan di daerah julukan Nene' Mallomo. “Terutama Sidrap menurun angka kemiskinan karena program swasembada pangan sangat bagus,” tegasnya.
Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024, angka kemiskinan di Kabupaten Sidrap turun dari 5,9 persen menjadi 4,8 persen. Capaian ini menempatkan Sidrap sebagai salah satu daerah dengan tingkat kemiskinan terendah di Sulsel. Syahar berharap program-program berbasis ekonomi kerakyatan Presiden Prabowo dapat terus berlanjut. Eks Wakil Ketua DPRD itu ingin agar manfaatnya semakin luas dan dirasakan masyarakat di seluruh pelosok Indonesia.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar