
JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat rekor tertinggi pada pekan ini, yaitu selama periode 12 hingga 15 Januari 2026. Kenaikan IHSG diikuti oleh aksi beli besar-besaran dari investor asing di pasar saham domestik.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI, IHSG ditutup menguat sebesar 0,47 persen atau naik 42,83 poin menjadi 9.075,41 pada perdagangan Kamis (16/1/2026). Dalam sepekan terakhir, IHSG tercatat naik sebesar 1,68 persen.
Pada hari perdagangan terakhir pekan ini, investor asing mencatatkan beli bersih (net buy) senilai Rp 958,22 miliar di seluruh pasar. Secara akumulatif, net buy asing dalam sepekan terakhir mencapai Rp 4,46 triliun.
Daftar 10 Saham yang Diborong Asing
Aksi beli investor asing terkonsentrasi pada beberapa saham berkapitalisasi besar. Berikut adalah 10 saham dengan nilai net buy asing terbesar dalam sepekan terakhir:
- PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN): Rp 686,54 miliar
- PT Astra International Tbk (ASII): Rp 673,47 miliar
- PT Vale Indonesia Tbk (INCO): Rp 627,55 miliar
- PT Archi Indonesia Tbk (ARCI): Rp 477,10 miliar
- PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM): Rp 428,97 miliar
- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI): Rp 341,29 miliar
- PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA): Rp 333,46 miliar
- PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO): Rp 289,33 miliar
- PT Petrosea Tbk (PTRO): Rp 288,70 miliar
- PT Aneka Tambang Tbk (ANTM): Rp 246,69 miliar
Transaksi Besar Topang Rekor IHSG
IHSG juga mencatat rekor all time high (ATH) pada sesi pertama perdagangan Kamis (16/1/2026), didorong oleh tingginya nilai transaksi di pasar reguler. Penguatan IHSG dipengaruhi oleh transaksi pada saham-saham berkapitalisasi besar, khususnya dari sektor perbankan.
Ahmad Faris Mu’trashim, Investment Specialist PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia, menyebutkan bahwa nilai transaksi tertinggi didominasi emiten big cap.
“Saham yang paling banyak ditransaksikan per 15 Januari 2026 pukul 15.20 antara lain BUMI dengan nominal Rp 1,55 triliun, disusul BBRI sebesar Rp 1,28 triliun, serta BMRI senilai Rp 1,1 triliun,” ujar Ahmad Faris.
Pada penutupan perdagangan Kamis, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) berada di level 410, turun 12 poin atau 2,84 persen. Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) ditutup di level 3.820, naik 100 poin atau 2,69 persen. Sementara itu, saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) berakhir di level 4.990, naik 150 poin atau 3,10 persen.
Proyeksi IHSG Pekan Depan
Untuk pekan depan, pergerakan IHSG diperkirakan akan berada dalam fase konsolidasi dengan tren jangka menengah yang masih menguat.
“Rentang pergerakan IHSG pekan depan diperkirakan bergerak konsolidasi dengan tren jangka menengah cenderung menguat, dengan support di 8.920 dan resistance di 9.200, apabila mampu bertahan di atas level 9.068,” kata Ahmad Faris.
Dalam kondisi tersebut, perhatian investor dapat diarahkan pada saham-saham perbankan berkapitalisasi besar yang mulai menunjukkan apresiasi harga, seiring proyeksi perbaikan kinerja dari sisi rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) serta potensi pelebaran spread.
Disclaimer: Artikel ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Seluruh rekomendasi berasal dari analis sekuritas. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar