23 Desa di Kediri Terdampak Jalan Tol Kediri–Tulungagung, Investasi Rp 9,9 Triliun Siap Dibangun

23 Desa di Kediri Terdampak Jalan Tol Kediri–Tulungagung, Investasi Rp 9,9 Triliun Siap Dibangun

Proyek Jalan Tol Kediri–Tulungagung Dalam Skema KPBU

Proyek pembangunan Jalan Tol Kediri–Tulungagung sepanjang 44,17 kilometer dipastikan akan segera dibangun melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Proyek strategis ini digarap oleh PT Gudang Garam Tbk dengan nilai investasi mencapai Rp 9,92 triliun dan masa konsesi selama 50 tahun. Jalan tol ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas wilayah selatan Jawa Timur sekaligus mendukung pengembangan Bandara Dhoho Kediri.

Pembangunan Jalan Tol Kediri–Tulungagung resmi memasuki tahap realisasi. Proyek infrastruktur strategis ini akan dikelola oleh PT Gudang Garam Tbk melalui anak usahanya, PT Surya Sapta Agung Tol, dengan skema KPBU atas prakarsa badan usaha (unsolicited). Kepastian proyek ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) yang melibatkan Kementerian PUPR, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, serta PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia.

Pengoperasian main road yang menghubungkan Kediri–Mojo–Tulungagung ditargetkan pada kuartal III 2025. Total panjang tol mencapai 44,17 kilometer, terdiri dari akses Bandara Dhoho Kediri sepanjang 6,82 km dan ruas utama sepanjang 37,35 km. Jalan tol ini akan memiliki konfigurasi 2x2 lajur dan dilengkapi empat simpang susun yang berada di Bulawen, Kediri, Mojo, dan Tulungagung.

Kehadiran tol ini diharapkan mampu memangkas waktu tempuh, memperlancar arus logistik, serta meningkatkan daya tarik investasi di wilayah Kediri Raya. Dengan nilai investasi mencapai Rp 9,92 triliun dan masa konsesi 50 tahun, Tol Kediri–Tulungagung juga membawa dampak langsung bagi masyarakat.

Daftar Desa yang Terdampak Pembangunan

Sebanyak 23 desa di tiga kecamatan Kabupaten Kediri terdampak pembangunan. Berikut daftar desa-desa tersebut:

Kecamatan Semen

  • Desa Semen
  • Desa Titik
  • Desa Puhrubuh
  • Desa Sidomulyo
  • Desa Bobang

Kecamatan Banyakan

  • Desa Maron
  • Desa Manyaran
  • Desa Tiron

Kecamatan Mojo

  • Desa Kraton
  • Desa Ploso
  • Desa Kedawung
  • Desa Maesan
  • Desa Kranding
  • Desa Ngadi
  • Desa Ngetrep
  • Desa Mondo
  • Desa Keniten
  • Desa Petok
  • Desa Sukoanyar
  • Desa Surat
  • Desa Mojo
  • Desa Tambibendo
  • Desa Mlati

Pemerintah daerah diharapkan dapat berkolaborasi agar pembangunan tol benar-benar memberikan manfaat optimal bagi kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi regional.

Potensi Manfaat Jalan Tol Kediri–Tulungagung

Jalan Tol Kediri–Tulungagung tidak hanya menjadi sarana transportasi yang efisien, tetapi juga menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi di wilayah Kediri Raya. Dengan memangkas waktu tempuh dan memperlancar arus logistik, jalan tol ini akan mempermudah akses ke berbagai pusat industri dan pasar. Selain itu, kehadiran jalan tol ini diharapkan bisa menarik lebih banyak investor untuk berinvestasi di wilayah tersebut.

Selain itu, proyek ini juga akan memberikan dampak sosial positif, seperti meningkatkan kesempatan kerja dan memperbaiki kualitas hidup masyarakat sekitar. Namun, pentingnya koordinasi antara pemerintah dan pihak swasta dalam memastikan bahwa pembangunan berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat yang adil bagi semua pihak.

Dengan perencanaan yang matang dan kolaborasi yang baik, Jalan Tol Kediri–Tulungagung diharapkan menjadi salah satu contoh sukses dalam pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan berdampak luas bagi masyarakat.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan