4 Pelatih Super League Pergi, Satu Lagi Terancam

4 Pelatih Super League Pergi, Satu Lagi Terancam

Empat Pelatih Super League 2025/2026 yang Tidak Lagi Menjadi Kepala Pelatih Timnya

Beberapa pelatih di Super League 2025/2026 telah mengambil keputusan untuk meninggalkan posisi mereka. Ada yang dipecat, ada pula yang mengundurkan diri. Berikut ini adalah empat nama pelatih yang tidak lagi menjabat sebagai pelatih timnya.

1. Bernardo Tavares

Bernardo Tavares, pelatih PSM Makassar, resmi keluar dari klub yang ia latih selama tiga setengah tahun terakhir. Pengumuman ini disampaikan melalui akun Instagram miliknya pada Rabu (1/10/2025). Dalam unggahannya, Bernardo Tavares membagikan foto-foto saat dirinya membawa piala di BRI Liga 1 bersama PSM Makassar dan juga foto dirinya berteriak dari pinggir lapangan.

Meskipun masih memiliki kontrak hingga 2026, Bernardo Tavares memilih untuk mengakhiri kontraknya lebih awal karena masalah gaji yang terus-menerus muncul. Hingga berita ini diturunkan, ia belum memiliki klub baru.

2. Eduardo Almeida

Eduardo Almeida, pelatih spesialis zona degradasi, resmi didepak oleh Semen Padang di tengah gelaran Super League 2025/2026. Keputusan tersebut diambil oleh manajemen Semen Padang setelah tim Kabau Sirah mengalami hasil buruk bersamanya. Dari tujuh pertandingan, Semen Padang hanya meraih satu kemenangan, satu hasil imbang, dan lima kekalahan.

Kekalahan beruntun empat kali menjadi titik balik bagi Eduardo Almeida. Pada hari Rabu (8/10/2025), ia resmi dipecat dari jabatannya.

3. Peter de Roo

Persis Solo menonaktifkan Peter de Roo dari kursi kepelatihan setelah tren buruk yang dialami timnya. Dalam laga melawan PSIM Yogyakarta, Persis Solo sudah ditangani oleh Caretaker Tithan Wulung Suryata, Sabtu (8/11/2025).

Dari total pertandingan yang dilakukan, Persis Solo di bawah kepelatihan Peter de Roo hanya meraih satu kemenangan. Sisanya imbang dan kekalahan, membuat Laskar Sambernyawa berada di papan bawah klasemen.

Peter de Roo diangkat sebagai pelatih Persis Solo pada 1 Juli 2025, setelah sebelumnya mengundurkan diri dari klub asal Singapura, Balestier Khals, pada 3 Juni 2025. Kontribusi pelatih asal Belanda itu selama memimpin Persis belum sesuai ekspektasi.

4. Alfredo Vera

Madura United resmi memecat Pelatih Alfredo Vera dari kursi kepelatihan. Manajemen Madura United memutuskan bahwa Alfredo Vera tidak lagi menjadi pelatih tim tersebut pada Minggu (9/11/2025). Ia kini berganti jabatan menjadi direktur teknik.

Menurut Umar Wachdin, manajer Madura United, Alfredo Vera pernah menjalankan dua peran sekaligus, yaitu sebagai head coach dan direktur teknik. Namun, setelah evaluasi internal, pihak manajemen memutuskan untuk mengembalikan Alfredo ke posisi dirtek.

Performa Alfredo Vera dalam sembilan pertandingan dengan Madura United hanya menghasilkan dua kemenangan, empat hasil imbang, dan empat kekalahan. Hal ini menjadi alasan utama pengambilan keputusan tersebut.

Nasib Pelatih yang Masih Tidak Jelas

Jan Olde Riekerink, pelatih Dewa United, terancam dipecat dari jabatannya. Ia memberikan penampilan buruk bagi Dewa United sejak kompetisi Super League digelar. Meskipun di musim lalu, dengan pelatih yang sama, Dewa United berhasil finish di posisi kedua klasemen Super League.

Manajemen Dewa United memberikan peringatan kepada Jan Olde Riekerink. Mereka masih menunggu dua laga berikutnya di AFC Challenge League untuk memutuskan apakah akan tetap mempertahankannya. Di tingkat Super League, Dewa United baru dikalahkan oleh PSM Makassar pada pekan ke-12.




Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan