40 Peserta Antusias Ikuti Pelatihan Pengurusan Jenazah di Masjid Fahrunnisaa

40 Peserta Antusias Ikuti Pelatihan Pengurusan Jenazah di Masjid Fahrunnisaa

Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah di Masjid Fahrunnisaa

Suasana khidmat terasa di Masjid Fahrunnisaa, Kompleks Gubernuran, Perumahan Graha Praja Indah, Manggala, Sabtu (8/11/2025) pagi. Acara yang berlangsung dengan penuh kekhusyukan ini menarik perhatian sekitar 40 peserta laki-laki yang hadir untuk mengikuti pelatihan penyelenggaraan jenazah.

Pelatihan ini diselenggarakan oleh Bidang Ibadah dan Dakwah DKM Fahrunnisaa. Selain diikuti oleh jamaah masjid setempat, acara ini juga dihadiri oleh pengurus masjid-masjid lain di sekitar kawasan Perumahan Gubernur. Kegiatan berlangsung dari pukul 07.00 hingga 10.00 WITA dan diisi oleh narasumber Al-Ustadz Abd. Rahman Laica.

Pembelajaran tentang Tata Cara Mengurus Jenazah

Ustadz Rahman Laica memberikan pembelajaran mengenai tata cara mengurus jenazah sesuai tuntunan syariat Islam. Peserta diajarkan mulai dari memandikan, mengkafani, hingga tata cara salat jenazah. Dalam penyampaiannya, ia menekankan pentingnya pemahaman akan ilmu fardu kifayah ini sebagai bentuk kepedulian sosial dan pengamalan iman.

“Mengurus jenazah bukan sekadar kewajiban, tapi juga ladang amal yang mendekatkan kita pada ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala,” ujarnya di hadapan peserta. Ia juga mengingatkan agar umat Islam senantiasa mempersiapkan diri menghadapi kematian dengan memperbanyak amal salih.

Ia menyampaikan sabda Nabi, “Orang yang bijak adalah mereka yang banyak mengingat kematian dan mempersiapkan diri menghadapinya.” Hal ini menjadi motivasi bagi peserta untuk lebih sadar akan pentingnya persiapan spiritual dalam menghadapi akhir hayat.

Tanda-Tanda Menjelang Kematian dan Adab

Dalam sesi lanjutan, penceramah menjelaskan tanda-tanda menjelang kematian serta adab bagi orang yang menyaksikan ajal. Termasuk anjuran untuk mentalqinkan kalimat la ilaha illallah kepada yang sekarat serta menjaga husnuzan kepada Allah. Peserta juga mendapat penjelasan mengenai ciri-ciri husnul khatimah, seperti meninggal dalam keadaan berzikir, di hari Jumat, atau dengan peluh di dahi, tanda kemuliaan seorang hamba di akhir hayatnya.

Antusiasme Peserta dan Keberhasilan Acara

Panitia pelaksana menyebut kegiatan ini berjalan lancar dan mendapat antusias tinggi dari jamaah. Suasana pelatihan berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan. Ustaz Sumardi Uddin, Koordinator Bidang Ibadah dan Dakwah DKM Fahrunnisaa, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran acara ini.

“Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan tertib dan penuh manfaat. Insya Allah akan terus kami agendakan kegiatan terkait ibadah dan dakwah secara berkala,” ujarnya.

Harapan Masa Depan

Melalui pelatihan ini, pihak masjid berharap semakin banyak kaum muslimin yang memiliki kesiapan dan kemampuan dalam melaksanakan penyelenggaraan jenazah dengan benar dan sesuai sunnah. Hal ini menjadi bentuk kepedulian sesama umat dan bekal menuju kehidupan abadi.

Manfaat Pelatihan bagi Jamaah

Pelatihan ini tidak hanya memberikan wawasan tentang tata cara mengurus jenazah, tetapi juga memperkuat rasa tanggung jawab sosial dan spiritual di kalangan jamaah. Peserta didorong untuk lebih memahami bahwa setiap tindakan yang dilakukan dalam rangka mengurus jenazah adalah bentuk pengabdian kepada sesama dan pengamalan ajaran agama.

Kehadiran para pengurus masjid lain di sekitar kawasan Perumahan Gubernur menunjukkan bahwa pelatihan ini menjadi momen penting dalam membangun kerja sama dan saling dukung antar komunitas masjid.

Kesimpulan

Dengan berakhirnya pelatihan ini, diharapkan dapat menjadi awal dari inisiatif serupa di masa depan. Pemahaman tentang penyelenggaraan jenazah akan menjadi bekal penting bagi setiap muslim dalam menjalani kehidupan sehari-hari dan menghadapi tantangan di akhir hayat.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan