Tips Membeli Rumah yang Efektif untuk Generasi Milenial
Membeli rumah adalah salah satu langkah penting dalam kehidupan seseorang. Namun, bagi generasi milenial, hal ini sering kali menjadi tantangan besar. Banyak dari mereka mengalami kesulitan dalam membeli hunian karena berbagai faktor, seperti kenaikan harga properti dan pengelolaan keuangan yang kurang optimal. Untuk itu, berikut beberapa tips yang bisa membantu generasi milenial dalam membeli rumah.
1. Beli Rumah 3 Tahun Setelah Menikah

Agar tidak terlalu banyak tumpang tindih dengan kebutuhan lainnya, penting untuk mengatur keuangan secara baik. Tiga tahun setelah menikah merupakan waktu yang cukup ideal untuk menata keuangan kembali agar siap membeli properti. Meski membeli rumah sebelum menikah juga diperbolehkan, tetapi perlu disesuaikan dengan rencana hidup ke depan. Hal ini juga bisa menjadi investasi jangka panjang.
2. Perkecil Cicilan dengan KPR Tenor Panjang dan Bunga Ringan

Setelah menemukan rumah yang sesuai, selanjutnya adalah mengajukan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR). Untuk rumah baru dari pengembang, proses kredit biasanya akan dibantu oleh kontraktor. Namun, jika ingin melakukan sendiri, maka proses harus dilakukan mulai dari notaris hingga pengajuan KPR. Untuk memperkecil cicilan, kamu bisa mengajukan KPR dengan tenor yang panjang. Saat ini, ada bank yang menawarkan KPR dengan jangka waktu hingga 20-25 tahun. Manfaatkan juga promo bunga yang tersedia.
3. Menabung untuk Uang Muka

Salah satu ciri generasi milenial adalah boros dan suka berbelanja. Akibatnya, uang gaji seringkali habis tanpa tersisa untuk ditabung. Untuk mengubah kebiasaan ini, sisihkan sebagian pendapatan setiap bulan untuk menabung. Tabungan ini nantinya bisa digunakan sebagai uang muka. Dengan tabungan otomatis, seperti fasilitas auto-debet, kamu bisa lebih efektif dalam menabung. Ingat, semakin besar uang muka yang kamu kumpulkan, semakin ringan cicilan yang harus dibayar.
4. Jangan Menyerah Hunting Rumah Murah

Harga rumah di kota besar seperti Jakarta pasti lebih mahal dibandingkan di pinggiran. Namun, jika ingin membeli rumah di tengah kota, apartemen bisa menjadi alternatif. Pilih apartemen dengan akses yang dekat dengan tempat kerja atau konsep TOD (transit oriented development) yang menyatu dengan stasiun. Untuk rumah tapak, pastikan lokasi tidak terlalu jauh dari tempat kerja agar waktu tidak terbuang di jalan. Selain itu, carilah properti yang memiliki potensi pertumbuhan tinggi, seperti sunrise property.
5. Ikuti Program Rumah Murah

Jika impian membeli rumah masih terasa sulit, jangan khawatir. Ada banyak program rumah bersubsidi yang ditawarkan pemerintah. Beberapa contohnya adalah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM), dan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). Manfaatkan juga promosi cicilan uang muka yang sering ditawarkan oleh pengembang. Misalnya, ada pengembang yang memberikan waktu 12 bulan untuk mencicil uang muka.
Dengan memperhatikan tips-tips di atas, generasi milenial dapat lebih mudah dalam membeli rumah. Mulai dari menata keuangan, menabung, memilih KPR yang sesuai, hingga mencari rumah murah, semua langkah tersebut bisa membantu mewujudkan impian memiliki rumah.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar