7 Alasan Kucing Suka Melet, Bisa Jadi Tanda Masalah Kesehatan?

Alasan Kucing Suka Melet, Bisa Jadi Tanda Masalah Kesehatan?

Kucing adalah hewan peliharaan yang memiliki berbagai kebiasaan unik dan menggemaskan. Salah satu perilaku yang sering dilihat adalah kucing menjulurkan lidahnya, bahkan dalam waktu yang cukup lama. Meskipun terlihat lucu, gerakan ini ternyata memiliki beberapa alasan di baliknya.

Berikut adalah beberapa alasan mengapa kucing suka melet:

1. Sikap Santai atau Rileks


Salah satu alasan paling umum mengapa kucing melet adalah karena mereka sedang rileks dan santai. Saat kucing merasa nyaman dan tenang, otot-otot tubuhnya, termasuk otot rahang dan lidah, akan mengendur. Hal ini bisa menyebabkan lidah mereka sedikit atau bahkan cukup banyak menjulur keluar dari mulut. Sama seperti manusia yang membuka mulut saat tidur, kucing juga bisa melet saat sedang beristirahat atau bersantai.

2. Makanan atau Benda Asing Tersangkut


Lidah kucing yang kasar bisa menyebabkan makanan atau benda asing kecil tersangkut di lidah atau antara giginya. Ketika hal ini terjadi, kucing mungkin akan menjulurkan lidahnya berulang kali untuk mencoba menghilangkan benda tersebut. Jika Mama melihat kucing terus-menerus melet dan tampak tidak nyaman, coba periksa mulutnya untuk memastikan tidak ada yang tersangkut.

3. Membersihkan Diri atau Grooming


Kucing dikenal sebagai hewan yang sangat bersih. Mereka sering menjilati tubuh mereka untuk membersihkan diri atau yang biasa disebut grooming. Lidah kucing memiliki tekstur kasar seperti amplas yang sangat efektif untuk membersihkan bulu dan menghilangkan kotoran. Terkadang, setelah grooming, kucing lupa menarik kembali lidahnya, sehingga terlihat seperti sedang melet.

4. Masalah Kesehatan Gigi


Selain alasan-alasan di atas, kucing yang sering melet bisa jadi mengalami masalah kesehatan gigi. Contohnya seperti gingivitis, yaitu kondisi gigi yang ditandai dengan peradangan di area gusi sekitar gigi. Peradangan ini umumnya disebabkan oleh penumpukan plak di dalam mulut kucing. Gejala lainnya meliputi kucing enggan makan, produksi air liur berlebihan, dan bau mulut yang tidak sedap.

Selain gingivitis, penyakit lain seperti periodontitis, resorpsi gigi, dan stomatitis juga bisa membuat kucing merasa tidak nyaman dan berusaha membersihkan lidahnya. Penyakit gigi seperti karies, gigi berlubang, dan abses juga dapat menyebabkan perilaku ini.

5. Masalah Saluran Pernapasan


Tidak hanya pada kesehatan gigi, kucing juga bisa melet karena masalah pada saluran pernapasan, seperti flu. Dokter hewan Rebecca Greenstein mengatakan bahwa kucing yang menjulurkan lidahnya mungkin mengalami infeksi saluran pernapasan, terutama jika memiliki riwayat gangguan pada jantung atau sistem pernapasan.

6. Mengalami Heatstroke


Jika kucing peliharaan Mama lebih sering menjulurkan lidahnya, terutama pada hari yang panas, ini bisa menjadi tanda bahwa ia merasa kepanasan atau mengalami sengatan panas (heatstroke). Kondisi ini biasanya terjadi ketika kucing tidak memiliki tempat berlindung dari suhu ekstrem, misalnya saat ditinggalkan di dalam mobil atau berada di luar ruangan saat cuaca sangat panas.

Saat terkena heatstroke, suhu tubuh kucing bisa meningkat hingga lebih dari 40℃, menyebabkan peradangan di seluruh tubuh. Dalam kasus parah, peradangan ini bisa memicu kerusakan organ yang berpotensi fatal. Selain menjulurkan lidah, gejala lain meliputi pernapasan cepat, lidah yang tampak merah, denyut nadi yang cepat, serta muntah.

7. Mabuk Perjalanan


Ketika tengah mabuk perjalanan, kucing kerap kali menjulurkan lidahnya sedikit, terlihat kelelahan, dan mengeluarkan banyak air liur. Kondisi ini bisa terjadi karena kucing merasa stres, memiliki pengalaman buruk saat naik mobil sebelumnya, atau merasa ketakutan saat berada di lingkungan baru yang asing.

Itulah beberapa alasan mengapa kucing suka melet. Jika kucing peliharaan Mama terus menjulurkan lidahnya dalam waktu lama dan menunjukkan tanda-tanda aneh, segera periksa ke dokter hewan.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan