
Peringatan Keras Dindikbud Kota Serang kepada Kepala Sekolah
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang memberikan peringatan tegas kepada seluruh kepala sekolah untuk melaksanakan visi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang Budi Rustandi-Nur Agis Aulia, khususnya dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan rapi. Peringatan ini diberikan sebagai bentuk komitmen untuk memastikan bahwa setiap sekolah di Kota Serang menjaga kebersihan dan kualitas lingkungan pendidikan.
Kepala Dindikbud Kota Serang Ahmad Nuri menyampaikan bahwa pihaknya memberikan peringatan kepada para kepala sekolah, terutama yang telah disidak, agar memegang komitmennya dalam menjalankan tugas serta menjaga lingkungan sekolah. Ia menegaskan bahwa tidak segan-segan melakukan evaluasi terhadap kepala sekolah yang tidak menunjukkan komitmen atas janji-janji kepemimpinannya ketika dilakukan inspeksi mendadak.
"Peringatan ini diberikan kepada semua kepala sekolah, termasuk yang belum disidak. Jangan sampai ada sekolah yang merasa aman karena lolos dari sidak," ujarnya.
Nuri juga menekankan bahwa sekolah-sekolah yang pernah dikunjungi akan terus dipantau oleh pihak Dindikbud. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa komitmen tersebut benar-benar dilaksanakan secara konsisten. "Jika dianggap kami tidak akan melakukan sidak kembali, justru akan lebih sering dilakukan. Ini untuk memastikan bahwa sekolah benar-benar menjaga lingkungannya," tambahnya.
Salah satu contoh kasus yang menjadi perhatian Dindikbud adalah SDN Sempu 1 Kota Serang. Sebelumnya, sekolah ini pernah diminta untuk menggerakkan kebersihan lingkungan sekolah, termasuk mengajak murid dan masyarakat sekitar untuk ikut berpartisipasi dalam menjaga kebersihan. Namun, saat dilakukan uji petik, masih banyak sampah berserakan di sekitar sekolah, terutama saat hujan.
Nuri menyampaikan kekecewaannya terhadap kondisi sekolah tersebut. Ia menilai bahwa pihak sekolah tidak benar-benar melaksanakan tugasnya dengan baik. "Saya marah, jangan sampai ada sekolah seperti ini lagi. Jangan hanya tenang saat disidak, tetapi harus benar-benar peduli terhadap kebersihan lingkungan," katanya.
Komitmen untuk Membentuk Karakter Murid
Menurut Nuri, evaluasi yang dilakukan bukan hanya sekadar formalitas, tetapi merupakan bentuk pengingat bagi pejabat di lingkungan sekolah agar benar-benar memperhatikan tugasnya. "Ini bukan hanya soal simbolik, tapi tentang komitmen nyata dalam menjaga sekolah tetap bersih dan rapi," ujarnya.
Wali Kota Serang Budi Rustandi menambahkan bahwa pendidikan tidak hanya berkaitan dengan akademik, tetapi juga bertujuan untuk membentuk karakter siswa. "Guru tidak hanya memberikan pelajaran akademik, tetapi juga harus mendorong inovasi dan membentuk siswa yang peduli terhadap lingkungan," ujarnya.
Ia menekankan bahwa siswa harus diajarkan untuk peduli terhadap kebersihan lingkungan sekolah. "Sesuai dengan visi kami, yaitu menjadikan Kota Serang cerdas, peduli, dan berbudi," tambahnya.
Tindakan Nyata untuk Menjaga Kebersihan Sekolah
Pihak Dindikbud juga meminta partisipasi aktif dari guru, murid, dan masyarakat sekitar sekolah dalam menjaga kebersihan. Nuri menyampaikan bahwa mereka diundang untuk berkeliling dan membuktikan bahwa sekolah hadir untuk masyarakat. "SDN Sempu 1 pernah mendapatkan adiwiyata, artinya harus ada dampak positif di lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar," ujarnya.
Dengan adanya peringatan ini, Nuri berharap seluruh kepala sekolah di Kota Serang tidak menganggap enteng komitmen dan janji yang telah diberikan. "Ini bukan hanya untuk SDN Sempu, tetapi juga untuk seluruh sekolah, baik yang sudah maupun belum disidak," katanya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar