AC Milan Takluk Lawan Tim Lemah, Allegri: Bukan Kejadian Biasa, Ini Soal Mental!


Massimiliano Allegri, pelatih AC Milan, memberikan pernyataan tajam terkait performa timnya saat menghadapi tim yang dianggap lebih lemah menjelang pertandingan melawan Parma.


AC Milan akan bertandang ke markas Parma, Stadion Ennio Tardini, dalam lanjutan Liga Italia 2025-2026. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung pada hari Sabtu (8/11/2025) atau Minggu pukul 02.45 WIB.

Milan berada dalam posisi yang menguntungkan menjelang laga kontra Parma. Setelah sebelumnya mengalami dua hasil imbang, kemenangan 1-0 atas AS Roma menjadi momentum penting bagi I Rossoneri. Kemenangan tersebut memutus tren negatif dan membawa Milan naik ke posisi ketiga di klasemen sementara Liga Italia.

Sementara itu, kondisi Parma sangat memprihatinkan. Tim asuhan Carlos Cuesta terpuruk di papan bawah dengan menempati peringkat ke-16. Dalam lima laga terakhir, Parma belum pernah meraih kemenangan. Bahkan, dalam dua pertandingan terakhir mereka kalah dari Roma dan Bologna.

Meskipun situasi ini menguntungkan Milan, tim asal Milan tetap harus waspada. Mereka sering kesulitan saat menghadapi tim yang dianggap lebih lemah. Hal ini disebut sebagai "penyakit" oleh Allegri.

Bukti nyata dari masalah ini terlihat dalam pertandingan melawan Cremonese dan Pisa. Saat melawan Cremonese di pekan pertama, Milan kalah 1-2 di kandang sendiri. Sementara itu, saat berduel dengan Pisa, yang merupakan tim promosi, Milan membuang dua poin setelah laga berakhir dengan skor 2-2. Padahal, Pisa saat itu berada di dasar klasemen.

Allegri mengakui bahwa masalah ini bukan sekadar kebetulan. Menurutnya, kekalahan dan hasil imbang yang diperoleh Milan saat melawan tim lemah disebabkan oleh kesalahan dalam menjaga pertandingan hingga akhir.

"Itu hanya karena kami kebobolan gol. Sepak bola memang aneh," ujar Allegri, dikutip dari Milan News.
"Kami perlu merenungkan apa yang terjadi; ini bukan sekadar kebetulan."
"Melawan Cremonese, kami kebobolan dua gol dari umpan silang."
"Melawan Pisa, kami tidak bisa mengakhiri pertandingan."
"Ketika kami menyadari lawan kami sedang kesulitan, kami harus mencoba mendorong mereka hingga batas dan menjaga pertandingan tetap terbuka."
"Pertandingan yang tidak diselesaikan bisa berakhir buruk: Parma bermain di Roma dan sepertinya sudah berakhir, lalu mereka mencetak gol di menit ke-85 dan pertandingan berubah."
"Kami harus tetap dalam permainan hingga wasit meniup peluitnya."
"Besok, Parma akan mencari terobosan karena mereka datang dari rekor buruk dan bermain melawan Milan."
"Kami harus mencapai level mental mereka dan berlari seperti mereka."
"Jika kami bisa berlari seperti mereka, kualitas teknis kita, yang lebih unggul, akan muncul," tambahnya.

Pertandingan antara Parma dan AC Milan akan menjadi pertemuan ke-73 dalam sejarah kedua klub. Sejauh ini, Milan berhasil meraih 38 kemenangan, sedangkan Parma hanya meraih 17 kemenangan. Namun, dalam pertemuan terakhir di Stadion Ennio Tardini musim lalu, Milan justru kalah dengan skor 2-1.

Dengan kondisi yang ada, Milan diharapkan bisa memperbaiki performa mereka dan meraih kemenangan penting di laga ini.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan