
Kepedulian Allegri terhadap Kepemilikan Masa Depan di AC Milan
Massimiliano Allegri, pelatih AC Milan, menekankan bahwa setiap individu di dalam tim memiliki hak untuk membangun masa depan mereka sendiri di klub. Hal ini disampaikannya dalam konteks munculnya isu mengenai kontrak Mike Maignan yang akan berakhir pada tahun 2026. Sebagai penjaga gawang asal Prancis, Maignan diperkirakan menjadi incaran banyak klub lain.
Pemain berusia 30 tahun tersebut telah mencatatkan enam clean sheet di semua kompetisi musim ini, dengan tiga di antaranya diraih di Liga Italia. Dalam persiapan menghadapi pertandingan melawan Parma, yang akan digelar pada hari Minggu (9/11) pukul 02.45 WIB di Stadio Ennio Tardini, Allegri menekankan bahwa setiap anggota tim memiliki tanggung jawab untuk membuktikan kemampuan mereka.
Allegri berkata, "Saya selalu berpesan kepada para pemain bahwa ketika di Milan, kita semua, bukan hanya para pemain, harus bekerja setiap hari dengan penuh semangat untuk menciptakan kondisi yang mendukung tercapainya hasil yang diinginkan, karena kita harus berjuang keras untuk mendapatkan hak mengenakan seragam Milan."
Dia menambahkan, "Begitu Anda meninggalkan Milan, rasanya tidak mungkin Anda bisa kembali begitu saja. Maignan adalah penjaga gawang yang hebat, dan klub sedang merencanakan masa depan Milan, jadi Igli Tare dan Giorgio Furlani akan melakukan yang terbaik untuk tim." Selain itu, Allegri juga menekankan pentingnya fokus pada tujuan utama tim, yaitu finis di empat besar agar bisa kembali berpartisipasi dalam Liga Champions.
Posisi Klasemen dan Performa Tim Lawan
Saat ini, AC Milan berada di posisi ketiga klasemen, hanya terpaut satu poin dari Napoli, yang merupakan pemegang Scudetto. Di sisi lain, Parma saat ini terjebak di posisi ke-17, dengan hanya mengumpulkan tujuh poin dari 10 pertandingan yang telah dilalui, dan hanya satu poin di atas zona degradasi. Dua tim di bawah Parma, Verona dan Fiorentina, masih belum meraih kemenangan di musim ini.
Rekor Pertemuan dan Performa Gol
Dalam sejarah pertemuan Liga Italia, Milan telah memenangkan 30 dari 56 pertandingan melawan Parma (S14 K12), dengan hanya Roma yang lebih sering mengalahkan Parma (36 kali). Rossoneri juga berhasil meraih tujuh kemenangan dari 10 pertemuan terakhir di Liga Italia melawan Parma (S2 K1), dan mereka selalu mencetak gol dalam 18 pertandingan terakhir melawan Parma di kompetisi ini, dengan total 42 gol dan rata-rata 2,3 gol per pertandingan. Ini merupakan rekor gol terpanjang yang dicatatkan AC Milan di Liga Italia, menyamai rekor yang mereka raih saat melawan Catania.
Performa Bertahan dan Serangan
Musim ini, AC Milan hanya kebobolan tujuh gol di Liga Italia. Hanya sekali sejak musim 1994/1995, Rossoneri kebobolan lebih sedikit gol setelah 10 pertandingan Liga Italia, yaitu pada musim 2003/2004 dengan hanya empat gol. Sementara itu, Parma hanya berhasil mencetak lima gol di Liga Italia musim ini, menjadikannya sebagai jumlah gol paling sedikit yang dicatatkan tim setelah 10 pertandingan dalam satu musim, serta yang terendah di antara tim mana pun di lima liga top Eropa pada musim ini.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar