Anggota DPRD Jabar Toto Suharto: Budaya dan Ekonomi Desa Harus Maju Bersama

Anggota DPRD Jabar Toto Suharto: Budaya dan Ekonomi Desa Harus Maju Bersama

Pelestarian Budaya dan Penguatan Ekonomi di Jawa Barat

Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi PAN, H. Toto Suharto, menyampaikan kekhawatiran terhadap ancaman yang mengancam identitas masyarakat Sunda akibat laju teknologi dan modernisasi yang semakin cepat. Ia menekankan pentingnya menjaga warisan budaya leluhur agar tetap relevan dengan generasi masa kini.

Sebagai langkah nyata, DPRD Jabar saat ini sedang mempercepat pembahasan Raperda Pemajuan Kebudayaan. Raperda ini bertujuan untuk melindungi tradisi dan kekayaan budaya Jawa Barat yang mulai terlupakan. Toto menilai bahwa payung hukum ini sangat mendesak agar karakter lokal tetap terjaga dalam perubahan zaman.

"Saya sering membawa grup kesenian lokal seperti Calung saat berinteraksi dengan warga, salah satunya di Desa Japara, sebagai bentuk aksi nyata pelestarian budaya," ujar Toto saat ditemui usai Musda DPD PAN Kuningan, Minggu 21 Desember 2025.

Ia yakin bahwa keberagaman budaya Nusantara merupakan fondasi kekuatan bangsa yang tidak boleh tumbang oleh perubahan zaman. Oleh karena itu, pemerintah Provinsi Jawa Barat diminta segera menyelesaikan kebijakan ini agar eksistensi karakter masyarakat lokal tetap terjaga.

Tidak hanya soal tradisi, Toto juga memberikan apresiasi kepada para pelaku UMKM desa yang menjadi motor penggerak ekonomi dari akar rumput. Baginya, kesejahteraan warga dan pelestarian budaya adalah dua hal yang harus berjalan seiring. Tanpa pelestarian budaya, kesejahteraan akan kehilangan arah dan makna.

Strategi penguatan ekonomi ini diperkuat dengan pembentukan koperasi desa untuk memutus kendala akses keuangan yang selama ini dialami warga. Secara khusus, Toto mendukung program Koperasi Desa Merah Putih sebagai solusi pemerataan kesejahteraan hingga ke pelosok wilayah. Koperasi tersebut diharapkan mampu bertransformasi menjadi pusat ekonomi baru yang meningkatkan taraf hidup masyarakat perdesaan.

Di sela kegiatannya, Toto juga mengedukasi masyarakat tentang perbedaan krusial antara tugas lembaga legislatif dan eksekutif. Edukasi ini penting agar warga memahami bahwa fungsi utama wakil rakyat adalah merancang regulasi dan menyetujui alokasi anggaran daerah. Tanpa persetujuan dari DPRD, pemerintah daerah secara hukum tidak memiliki wewenang untuk mencairkan dana pembangunan.

Setelah proses di dewan rampung, barulah pihak eksekutif seperti Bupati hingga Presiden berperan sebagai pelaksana teknis program di lapangan. Dengan demikian, sistem pemerintahan dapat berjalan dengan baik dan transparan.

Inisiatif dan Langkah Konkret

  • Pembentukan Raperda Pemajuan Kebudayaan
    DPRD Jabar sedang mempercepat pembahasan Raperda Pemajuan Kebudayaan untuk melindungi warisan leluhur dan menjaga kekayaan tradisi Jawa Barat.
    Langkah ini diharapkan menjadi payung hukum yang kuat untuk menjaga identitas lokal.

  • Pengembangan Koperasi Desa
    Pembentukan koperasi desa dilakukan untuk memutus kendala akses keuangan yang selama ini dialami warga.
    Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu inisiatif utama dalam penguatan ekonomi masyarakat perdesaan.

  • Edukasi Masyarakat tentang Fungsi Lembaga Legislatif
    Toto aktif memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai perbedaan tugas antara lembaga legislatif dan eksekutif.
    Tujuan utamanya adalah agar warga memahami bahwa DPRD berperan dalam merancang regulasi dan menyetujui anggaran.

Peran Masyarakat dalam Pemajuan Budaya

Pelestarian budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat. Toto mengajak masyarakat untuk lebih aktif dalam melestarikan tradisi dan kesenian lokal. Salah satu cara yang dilakukannya adalah dengan memboyong grup kesenian seperti Calung saat berinteraksi dengan warga. Hal ini tidak hanya menjadi bentuk pelestarian, tetapi juga sebagai media pendidikan budaya bagi generasi muda.

Selain itu, Toto juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku UMKM dalam menjaga keseimbangan antara kesejahteraan dan pelestarian budaya. Dengan adanya kerja sama ini, masyarakat akan tetap sejahtera namun tetap memiliki karakter dan identitas yang kuat.

Kesimpulan

Toto Suharto menggarisbawahi pentingnya menjaga warisan budaya Jawa Barat di tengah tantangan modernisasi. Ia menegaskan bahwa keberagaman budaya adalah fondasi kekuatan bangsa yang harus dipertahankan. Dengan pembentukan Raperda Pemajuan Kebudayaan dan pengembangan koperasi desa, Toto berharap Jawa Barat dapat tetap menjaga identitas lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan