Aprilia Tidak Khawatir, Keberhasilan Bezzecchi Tak Halangi Martin

Pabrikan Aprilia Menikmati Musim yang Mengesankan

Pabrikan asal Noale sedang menikmati momen manis setelah Marco Bezzecchi memenangi balapan dan mengakhiri musim dengan tampil di podium kejuaraan dunia. Meskipun kalah dari kakak beradik Marc Marquez dan Alex Marquez, performa Bezzecchi menjadi bukti bahwa Aprilia telah melakukan investasi yang tepat. Namun, CEO tim MotoGP Aprilia, Massimo Rivola, tidak melupakan pembalap lainnya, Jorge Martin, yang absen hampir sepanjang musim karena cedera.

Juara MotoGP 2024 ini menunjukkan perkembangan positif setelah diperiksa oleh Dokter Xavier Mir, yang mengoperasi bahunya di Jepang. Sebelum turun di MotoGP Valencia dan tes pascamusim, Martin harus mendapatkan izin dari tim medis Kejuaraan Dunia, yang dipimpin oleh Dr Angel Charte. "Kita akan tahu lebih banyak minggu depan, di awal minggu. Saya tentu saja berharap demikian, karena kami membutuhkannya untuk menjalani tes yang baik pada hari Selasa," jelas Rivola pada Minggu di paddock Portimao.

"Ini tidak akan mudah baginya. Ia melewatkan musim ini, jadi kami harus memberinya waktu. Dengan hasil enam bulan terakhir, dan dengan semua orang berharap musim akan dimulai awal tahun depan," tambah pria asal Italia itu.

Performa Bezzecchi Membawa Kebahagiaan bagi Aprilia

Rivola sangat senang dengan penampilan Bezzecchi, sebuah pertaruhan yang berhasil dengan sempurna. "Sejujurnya, saya selalu berpikir bahwa Marco adalah pembalap yang spesial. Jika Anda mau, saya beruntung karena dia mengalami musim yang buruk tahun lalu, jadi tidak ada yang menduganya. Dan hari ini terlihat seperti sebuah kejutan. Kita lihat saja bagaimana dia tahun depan, ketika ada ekspektasi padanya. Tapi, saya pikir dengan sikapnya, cara dia bekerja dengan kami, dia hanya bisa melakukannya dengan baik. Jadi saya sangat yakin tahun depan bisa lebih baik," ujarnya.

Bezzecchi kini menjadi rujukan dan 'bos' Aprilia. Pertanyaan tentang bagaimana Martin akan menyesuaikan diri dengan kembali ke dalam tim muncul, karena semua pembalap memiliki ego masing-masing.

"Saya pikir Jorge memiliki semua kualitas untuk mencapai level yang sangat tinggi, seperti Marco. Yang harus ia lakukan, dan ia tahu betul, adalah bersabar dengan dirinya sendiri. Satu-satunya batasan Jorge adalah dirinya sendiri," ujarnya.

Persiapan untuk Kembalinya Jorge Martin

"Kami akan melakukan semua yang kami bisa untuk memberinya waktu, kami akan melakukan semua yang kami bisa untuk membuatnya dalam kondisi yang lebih baik. Kami akan melakukan yang terbaik untuk membuatnya mengerti bahwa kami ada di sini untuknya. Jelas, tidak hanya untuknya, tetapi juga untuk Marco. Dan kami akan menempatkan mereka berdua dalam kondisi yang sama," lanjut bos Aprilia itu.

"Marco sudah menjalani satu musim penuh, dan Jorge sudah tak membalap selama setahun. Jorge adalah rider dengan insting luar biasa. Kualifikasi dan penampilannya selalu lebih unggul, karena ia mampu tampil eksplosif. Ini menyiratkan karakter tertentu. Pada bulan-bulan pertama tahun depan, kami harus mencoba mengendalikan karakter tersebut, seperti kuda pacu yang harus dijaga. Tapi lebih baik memiliki kuda pacu dan mencoba mengendalikannya, daripada keledai dan mencoba memaksanya," ia membuat perumpamaan.

Aprilia Tidak Menyesal dengan Keputusan Mereka

Setelah memiliki motor yang kompetitif dan pembalap yang menang, Aprilia tidak menyesal telah bersikukuh untuk tidak melepas Martin ketika ia memintanya beberapa bulan lalu. "Saya rasa kami telah menunjukkan hal itu kepadanya, dan saya rasa ia memiliki motivasi maksimal untuk kembali kepada kami dan membangun masa depannya," ujar Rivola.

"Sayangnya, di musim seperti musimnya, saya tidak mengharapkan hal itu terjadi pada pembalap mana pun di grid, karena itu adalah penderitaan. Dan di atas semua itu, membawa nomor satu di punggungnya, itu sangat sulit."

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan