Arne Slot Minta Pemain Liverpool Fokus pada Kemenangan, Bukan Gelar Juara

Fokus pada Peningkatan Performa, Bukan Juara

Pelatih Liverpool, Arne Slot, menginginkan timnya untuk berhenti memikirkan tentang persaingan gelar Liga Primer Inggris. Setelah kekalahan 0-3 dari Manchester City di Stadion Etihad, Slot menekankan pentingnya fokus pada perbaikan performa dan konsistensi.

Hasil tersebut menjadi kekalahan kelima bagi juara bertahan musim lalu, yang lebih banyak dibandingkan total kekalahan mereka sepanjang musim 2024/2025. Kini, Liverpool terlempar ke posisi kedelapan klasemen sementara dengan selisih delapan poin dari Arsenal di puncak dan empat angka dari City.

“Rasanya terlalu banyak (kekalahan),” ujar Slot kepada wartawan seusai pertandingan. “Dan hal terakhir yang harus saya bicarakan sekarang adalah perebutan gelar juara. Kami harus fokus meraih hasil sebelum memikirkannya. Hasil demi hasil, demi hasil. Kenyataannya, kami berada di posisi kedelapan.”

Slot menegaskan bahwa waktu yang tepat untuk menilai peluang juara adalah setelah paruh musim. “Saya sudah berkali-kali mengatakan, cara terbaik menilai klasemen liga tentu saja setelah 38 pertandingan, tapi cara terbaik berikutnya adalah setelah 19 pertandingan. Karena setelah itu, semua tim sudah menghadapi lawan yang sama,” katanya.

Liverpool datang ke Etihad dengan modal dua kemenangan penting atas Aston Villa dan Real Madrid. Namun, Slot mengakui timnya tidak mampu mengimbangi intensitas City, terutama pada babak pertama yang sepenuhnya dikuasai tuan rumah.

“Semua orang kecewa. Awal pekan ini terasa bagus, menang di Villa, menang melawan Real Madrid. Tapi menghadapi City di Etihad selalu berbeda. Mereka tampil jauh lebih baik pada babak pertama,” kata dia.

Guardiola dan timnya langsung unggul cepat melalui gol Erling Haaland, lalu menggandakan keunggulan lewat Nico Gonzalez. Jeremy Doku kemudian menambah skor lagi setelah jeda. City bahkan sempat mencetak gol ketiga melalui Piotr Zielinski, meski dianulir karena handball.

Slot juga menyoroti keputusan wasit yang menganulir gol Virgil van Dijk pada babak kedua karena Andy Robertson dianggap offside. “Bagi saya, itu adalah sebuah gol. Orang-orang menunjukkan kepada saya gol yang dicetak City saat melawan Wolves musim lalu, dan bagi saya itu mirip. Saya terkejut karena butuh waktu 14 detik sebelum hakim garis mengangkat benderanya,” keluhnya.

Meski begitu, Slot menolak menyalahkan keputusan tersebut sebagai penyebab kekalahan. “Hal-hal seperti itu tidak membantu kami, tapi keunggulan 2-0 City pada babak pertama sudah mencerminkan jalannya pertandingan,” ucapnya jujur.

Dengan hasil ini, Liverpool semakin tertinggal dalam persaingan papan atas. Slot menegaskan prioritas tim saat ini bukanlah membicarakan gelar, melainkan memperbaiki performa dan konsistensi di sisa musim.

“Dan hal terakhir yang harus kita fokuskan adalah perebutan gelar juara. Kita perlu meningkatkan diri. Dan itu sudah jelas,” kata Slot menutup pernyataannya.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan