Pertemuan Tribun Kaltim dengan Gubernur Kalimantan Timur
Pada hari Kamis (26/2/2026), jajaran pimpinan Tribun Kaltim menghadiri pertemuan dengan Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, di Gedung Kaca Kantor Gubernur Kaltim. Pertemuan ini menjadi momen penting untuk memperkuat peran media dalam menyampaikan informasi pembangunan yang akurat dan transparan kepada masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Rudy Mas’ud didampingi oleh Kadis Kominfo Kaltim Muhammad Faisal, Kepala Biro Kesra Dasmiah, serta Kabag Materi dan Komunikasi Pimpinan Biro Adpim M. Husen Labib. Sementara dari pihak Tribun Kaltim, hadir Pemimpin Redaksi Sumarsono beserta jajaran redaksi.
Banyak topik yang dibahas dalam pertemuan ini, mulai dari kolaborasi dalam publikasi program pemerintah hingga pentingnya menjaga keseimbangan dalam penyampaian isu strategis daerah. Gubernur Rudy Mas’ud menekankan bahwa media bukan hanya sebagai pengirim berita, tetapi juga mitra strategis dalam memberikan informasi, edukasi, dan transparansi kepada publik.
Peran Media sebagai Mitra Strategis
Menurut Gubernur Rudy Mas’ud, media harus selalu mengutamakan data dan solusi dalam penyajian informasi. Berita tidak hanya sekadar mengangkat isu, tetapi juga memberikan literasi dan sudut pandang yang membangun bagi warga. Ia mendorong media untuk aktif mengedukasi masyarakat tentang isu ekonomi, sosial, dampak pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), hilirisasi industri, serta penguatan UMKM.
Selain itu, ia menilai bahwa media memiliki peran besar sebagai wadah aspirasi publik yang profesional dan objektif. Gubernur Rudy Mas’ud mengaku tidak anti-kritik, bahkan menurutnya kritik sangat dibutuhkan untuk memperbaiki kinerja pemerintah asalkan tetap berpijak pada fakta.
"Kritik silakan, kritik membangun sangat bagus, tapi fitnah jangan," tegasnya.

Transformasi Digital dan Inovasi Media
Lebih lanjut, Rudy juga menyentuh soal transformasi digital. Mengingat gaya hidup masyarakat yang kini lebih suka mengonsumsi informasi melalui video dan platform digital, ia berharap media terus berinovasi agar tetap relevan di mata generasi muda. Ia meminta pers menjadi mitra yang kritis namun tetap konstruktif demi membangun optimisme di tengah masyarakat.
Pers merupakan mitra strategis pemerintah. Kami membutuhkan media yang kritis namun tetap konstruktif. "Sehingga bersama-sama dapat membangun optimisme dan kepercayaan publik,” pungkasnya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar