Bahlil Diperkirakan Jadi Wapres dalam Rapat DPR RI dengan KESDM

Bahlil Diperkirakan Jadi Wapres dalam Rapat DPR RI dengan KESDM

Bahlil Diperkirakan Jadi Wapres dalam Rapat DPR RI dengan KESDM

Latar Belakang dan Perjalanan Karier Bahlil Lahadalia

Bahlil Lahadalia adalah seorang tokoh yang memiliki latar belakang sederhana namun penuh semangat. Sejak kecil, ia sudah menunjukkan sifat mandiri yang luar biasa. Saat masih duduk di bangku Sekolah Dasar, Bahlil telah membantu keluarganya dengan menjajakan kue di sekolah. Hal ini menunjukkan bahwa ia sudah memahami pentingnya kerja keras sejak usia muda.

Ketika berada di bangku Sekolah Menengah, Bahlil tidak hanya fokus pada pelajaran, tetapi juga aktif mencari pengalaman kerja. Ia pernah menjadi kondektur dan bahkan bekerja paruh waktu sebagai sopir angkot. Pengalaman-pengalaman tersebut memberinya wawasan tentang dunia kerja yang sangat berharga.

Setelah menyelesaikan pendidikan tinggi di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay, Jayapura, Papua, Bahlil melanjutkan perjalanan karier dengan berbagai kesempatan. Salah satu peran pentingnya adalah saat ia bekerja sebagai marketing asuransi selama masa kuliah. Selain itu, ia juga pernah menjadi pegawai kontrak Sucofindo.

Pada akhir masa studinya, Bahlil bersama temannya membangun perusahaan pertamanya, yaitu perusahaan konsultan keuangan dan teknologi informasi (TI). Di perusahaan ini, Bahlil bertugas sebagai direktur wilayah Papua. Setelah beberapa tahun berjalan, ia memutuskan untuk mengundurkan diri dan menggunakan dividen sebesar Rp 600 juta sebagai modal untuk membangun perusahaan perdagangan kayu.

Peran dalam Dunia Bisnis dan Politik

Bahlil Lahadalia memiliki rekam jejak yang cukup luas di dunia bisnis. Setelah sukses dalam usaha perdagangan kayu, ia memutuskan untuk mendirikan PT Rifa Capital sebagai perusahaan induk yang mengelola 10 perusahaan di berbagai bidang. Rekam jejak ini menunjukkan kemampuan manajerial dan visi bisnis yang matang.

Selain berkarier di dunia bisnis, Bahlil juga aktif dalam organisasi pengusaha muda. Pada Musyawarah Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) tahun 2015, ia terpilih menjadi Ketua HIPMI periode 2015-2019. Dalam perannya sebagai ketua, Bahlil memimpin delegasi perdagangan bagi pengusaha muda ke Jepang pada 2016 dan ke Eropa pada 2018 (HIPMI-Europe Trade Mission 2018).

Bahlil juga pernah menjabat sebagai Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal sebelum akhirnya menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Kini, ia juga menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar, posisi yang memberinya daya tawar politik yang signifikan.

Interaksi dalam Rapat Komisi XII DPR RI

Rapat kerja Komisi XII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) diwarnai oleh candaan politik ringan. Anggota Komisi XII dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Yulian Gunhar, menyebut Menteri ESDM Bahlil Lahadalia berpeluang menjadi Wakil Presiden di masa mendatang.

Pernyataan ini disampaikan Yulian dalam rapat Komisi XII bersama Kementerian ESDM di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (11/11/2025), saat membahas isu-isu strategis sektor energi. Ia menilai posisi Bahlil yang kini menjabat sebagai Menteri ESDM sekaligus Ketua Umum Partai Golkar memiliki daya tawar politik yang signifikan.

“Ke depan bisa jadi menteri lagi. Bahkan kalau Ketua Umum Partai ini bisa jadi Wapres barang ini. Itu cuman jokes-nya saja,” ujar Yulian sambil tersenyum. Bahlil pun langsung bereaksi dengan tersenyum sambil geleng-geleng kepala. Tidak ada tanggapan verbal dari Bahlil atas pernyataan tersebut.

Yulian juga mengungkit sejumlah isu yang dinilainya “seksi” dalam lingkup Kementerian ESDM, seperti bahan bakar minyak (BBM), listrik, dan kepemilikan saham PT Freeport Indonesia. Ia menyebut akuisisi 51 persen saham Freeport oleh pemerintah sebagai bukti kehadiran negara dalam sektor strategis.

“Negara hadir untuk memberikan apresiasi, wah hebat ini. Walaupun kita enggak tahu ujungnya seperti apa. Tapi kalau ini Pak dibikin secara riil, ya mudah-mudahan Pak Bahlil bukan hanya periode ini saja jadi menteri,” kata Yulian.

Ia kemudian menegaskan bahwa pernyataannya tidak bermuatan pribadi. Menurutnya, kritik dan koreksi terhadap kebijakan adalah bagian dari fungsi pengawasan DPR, bukan bentuk penyerangan terhadap individu.

“Sekali lagi, kami mengapresiasi. Tapi kami mengkoreksi, mengkritisi bukan karena ini masalah pribadi atau apapun. Tapi ini suatu kebijakan yang kami harapkan, Pak Menteri, di bawah kepemimpinan Pak Menteri Bahlil, Kementerian ESDM ini lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat,” imbuhnya.

Rapat tersebut merupakan bagian dari agenda pengawasan DPR terhadap kinerja kementerian, termasuk evaluasi kebijakan strategis di sektor energi dan sumber daya alam.

Kehidupan Pribadi Bahlil Lahadalia

Bahlil Lahadalia lahir pada 7 Agustus 1976 di Banda, Maluku Utara. Ia terlahir dari keluarga sederhana. Ayahnya bekerja sebagai kuli bangunan, sedangkan ibunya bekerja sebagai buruh cuci. Meski begitu, Bahlil tidak pernah merasa terbebani oleh kondisi ekonomi keluarga.

Sejak kecil, Bahlil sudah menunjukkan sifat mandiri yang luar biasa. Saat masih duduk di bangku Sekolah Dasar, ia membantu keluarganya dengan menjajarkan kue di sekolah. Pengalaman ini membentuk karakternya yang kuat dan percaya diri. Kehidupan pribadinya menjadi inspirasi bagi banyak orang, terutama generasi muda yang ingin meraih kesuksesan melalui kerja keras dan dedikasi.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan