
Kegiatan Bakti Sosial ISKA untuk Anak Jalanan di Jakarta
\nPengurus Pusat Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA) menggelar kegiatan bakti sosial di Sekolah Alternatif Anak Jalanan (SAAJA) yang berlokasi di Jalan Jembatan Merah Nomor 2, RT.2/RW.5, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta, pada Sabtu, 16 Agustus 2025. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan tema "Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju".
\nKetua Umum Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA), Luky A Yusgiantoro, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata pengabdian ISKA kepada masyarakat, khususnya bagi anak-anak jalanan yang belum memiliki kesempatan mendapatkan pendidikan yang layak.
\nKegiatan Bakti Sosial yang Rutin Dilakukan
\nLuky Yusgiantoro menambahkan bahwa kegiatan bakti sosial bukanlah kali pertama dilaksanakan oleh ISKA. Sebelumnya, ISKA telah melakukan berbagai kegiatan serupa di beberapa tempat dan daerah seperti kunjungan ke panti asuhan yatim piatu, panti asuhan cacat ganda, serta rumah wreda yang menangani lansia. ISKA juga pernah memberikan bantuan dalam bencana alam seperti bencana Cianjur, Sukabumi, dan erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.
\nMenurut Luky, anggota ISKA tidak hanya hadir sebagai intelektual dalam wacana publik, tetapi juga harus hadir secara konkret dalam aksi sosial kemasyarakatan. Hal ini menjadi bentuk rasa syukur dan kepedulian ISKA terhadap anak-anak jalanan yang membutuhkan dukungan pendidikan dan kehidupan yang lebih baik.
\nSejarah Singkat Sekolah Alternatif Anak Jalanan (SAAJA)
\nSekolah Alternatif Anak Jalanan (SAAJA) didirikan pada Oktober 2002 oleh Alm. Ir. H. Ahmad Farid Faqih, yang merupakan Koordinator LSM PaRaM. Sekolah ini awalnya dibuka setingkat taman kanak-kanak (TK) di daerah Jl. H.R. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, dengan nama yang sama yaitu SAAJA. Tujuan dari pendirian SAAJA adalah untuk memberikan pengembangan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
\nSAAJA memberikan pendampingan pendidikan mulai dari TK hingga SMA bagi anak-anak dari keluarga pra sejahtera yang tinggal di wilayah Setiabudi. Kegiatan belajar di sekolah ini mencakup pelajaran Matematika, Bahasa Inggris, mewarnai, membaca, serta berbagai kegiatan edukatif lainnya. Ibu Nunung, yang sudah mengabdi selama sekitar 15 tahun di SAAJA, menjelaskan bahwa kegiatan ini sangat penting bagi perkembangan anak-anak.
\nBentuk Bantuan yang Diberikan
\nDalam kegiatan bakti sosial ini, ISKA memberikan berbagai bantuan berupa perlengkapan belajar, buku gambar, alat gambar, tumbler, makanan, serta dana operasional untuk mendukung kegiatan anak-anak. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kegembiraan, dengan interaksi ramah antara anggota ISKA, anak-anak jalanan, guru, serta orang tua murid.
\nSelain itu, ISKA juga menyelenggarakan sesi tanya jawab serta edukasi tentang semangat kemerdekaan, pentingnya menjaga kesehatan, dan nilai-nilai pendidikan bagi generasi muda, terutama anak-anak jalanan. Harapan dari kegiatan ini adalah dapat menumbuhkan rasa nasionalisme, semangat juang, harapan, dan kesetaraan bagi anak-anak jalanan agar terus berjuang meraih mimpi mereka meski dalam kondisi yang terbatas.
\nPartisipasi Pengurus ISKA
\nDalam kegiatan ini, hadir sejumlah pengurus PP ISKA, antara lain Luky A Yusgiantoro (Ketua Presidium), Ferdy Tulis (Wasekjen), Ardy Susanto (Bendahara Umum), Prasetyo Nurharjanto (Presidium SDM - IT), Restu Hapsari (Presidium HAAK), Stanley (Departemen Kemasyarakatan dan Hankam), Gerry dan Jalius S (Departemen Ekonomi - Pariwisata), Agus Teriro (Departemen Media & Komunikasi Publik), serta DPD ISKA DKI Jakarta yang diwakili oleh Irene (Ketua) dan Annette (Bendahara).
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar