Kekalahan Bali United yang Menyakitkan dan Desakan untuk Mengganti Pelatih
Bali United kembali mengalami kekalahan yang menyakitkan saat bertandang ke markas Bhayangkara FC di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung pada Jumat (7/11/2025). Dalam pertandingan ini, tim asuhan Johny Jansen harus menerima dua gol dari pemain Bhayangkara FC, yaitu Dendy Sulistyawan pada menit ke-4 dan Slavko Damjanovic di menit ke-84. Gol balasan yang dicetak oleh I Made Andhika di menit ke-60 tidak cukup untuk mengubah hasil akhir.
Kekalahan ini memperparah nasib buruk Bali United, yang sebelumnya telah mengalami tiga laga dengan hasil minor. Mereka hanya mampu meraih satu kali imbang dan dua kali kalah dalam dua laga terakhir di kandang sendiri. Akibatnya, Bali United terlempar dari persaingan gelar juara dan kini berada di posisi ke-10 klasemen sementara dengan 13 poin dari 11 laga. Rincian poin mereka adalah 3 kali menang, 4 kali seri, dan 4 kali kalah. Selisih poin antara Bali United dan Borneo FC, yang berada di puncak klasemen dengan 27 poin dari 9 laga, mencapai 14 poin.
Kekalahan ini juga memicu desakan dari para penggemar Bali United, Semeton Dewata, agar Johny Jansen segera diganti. Banyak suporter yang sudah tidak percaya lagi dengan kemampuan pelatih asal Belanda tersebut. Beberapa komentar di media sosial menunjukkan ketidakpuasan terhadap performa Jansen, seperti:
- "Nu luung teco ngelatih wkkwwk , jani luung msih jhony jansen outt kwkwkw"
- "ternyata teco tidak terlalu buruk"
- "Goppel di kontrak buat penyerangan sayap, dua pertandingan malah di sruh bek kiri dan kanan"
- "Bali united bersama coach jansen akan membuat sejarah baruu , gooo ligaa 2 @baliunitedfc"
- "#JhonyOut"
- "Out"
- "tolong anda out"
- "Jansen out"
- "mnding out lah"
- "too much talking but lose streak better out (terlalu banyak bicara coach tapi terus kalah, lebih baik pergi-red @coachjohnnyjansen)"
Desakan ini semakin kuat setelah beberapa penggemar membandingkan Jansen dengan mantan pelatih Bali United, Stefano Cugurra (Teco), yang dinilai lebih mampu membawa tim ke jalur kemenangan.
Opsi Pengganti yang Layak
Jika Johny Jansen benar-benar didepak, Bali United perlu mencari pelatih baru yang sesuai dengan kebutuhan tim. Dua nama mantan pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll dan Sergio Farias, menjadi opsi yang menarik.
1. Thomas Doll (Jerman)

Thomas Doll, mantan pelatih Persija Jakarta dan Borussia Dortmund, bisa menjadi pilihan menjanjikan bagi Bali United jika Jansen didepak. Meski dilepas oleh Persija Jakarta pada 11 Juni 2024, Thomas Doll tetap memiliki reputasi sebagai pelatih yang mampu membawa tim ke level yang lebih tinggi. Namun, Bali United perlu menyiapkan anggaran belanja yang tidak murah, karena Thomas Doll dikenal boros dalam mendatangkan pemain asal Eropa.
2. Sergio Farias (Brasil)

Sergio Farias, mantan pelatih Persija Jakarta asal Brasil, juga bisa menjadi opsi yang layak. Meskipun masa kerjanya di Persija Jakarta singkat, Sergio Farias memiliki pengalaman melatih klub besar di Asia, seperti Pohang Steelers, Al Ahli, Al-Wasl, Suphanburi FC, dan Al-Hilal. Selain itu, ia juga pernah melatih Timnas U17 Brasil pada 2001 hingga 2002. Saat ini, Sergio Farias sedang dalam status bebas transfer setelah didepak oleh Kazma SC di Liga Utama Kuwait. Dengan gaji dan kontrak yang lebih ekonomis dibandingkan Thomas Doll, Sergio Farias bisa menjadi pilihan yang menarik bagi Bali United.
Dengan adanya desakan dari para penggemar dan hasil buruk yang terus-menerus diraih, Bali United perlu segera menentukan langkah strategis untuk memperbaiki performa tim. Memilih pelatih yang tepat bisa menjadi kunci keberhasilan mereka di musim depan.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar