
Bank Jatim Gagal ke Grand Final Livoli Divisi Utama 2025
Bank Jatim gagal melaju ke grand final Livoli Divisi Utama 2025 setelah kalah 3-2 dari Tim putri TNI AU Electric dalam lanjutan final four di GOR Ki Mageti, Magetan, Kamis (16/10/2025). Kekalahan ini terjadi setelah pertandingan berlangsung dramatis dengan lima set yang sangat ketat.
Pertandingan dimulai dengan ketegangan yang tinggi. Bank Jatim tampil percaya diri dan langsung menekan lawannya. Serangan variasi mereka cukup efektif, sehingga bisa menembus pertahanan TNI AU Electric. Set pertama berhasil dimenangkan oleh Bank Jatim dengan skor 25-19.
Di set kedua, Bank Jatim menghadapi kesulitan. TNI AU Electric mampu memanfaatkan celah-celah yang ada. Mereka meningkatkan kualitas receive dan block, serta mendapat bimbingan dari pelatih yang membuat middle blocker TNI AU bermain lebih disiplin. Hal ini membantu TNI AU merebut dua set beruntun. Set kedua dimenangkan dengan skor 25-23, sedangkan set ketiga dengan skor 25-18. Akhirnya, kedudukan berubah menjadi 2-1 untuk TNI AU.
Bank Jatim bangkit di set keempat. Mereka meningkatkan tempo permainan dan memaksa kesalahan-kesalahan terjadi di kubu lawan. Melalui servis ace dan serangan balik yang mematikan, Bank Jatim berhasil menang set keempat dengan skor 25-14. Pertandingan pun dilanjutkan ke set penentu.
Set kelima penuh tekanan. Kedua tim bermain sangat hati-hati. Namun, pengalaman dan ketenangan para pemain TNI AU terlihat lebih unggul di poin-poin kritis. Blok-blok solid dan serangan cepat di saat genting membuat Bank Jatim kewalahan. TNI AU akhirnya memastikan kemenangan dramatis di set kelima dengan skor 15-11, sekaligus mengunci tiket ke Grand Final.
Pelatih Bank Jatim, Eko Waluyo, tetap memberi pujian kepada pemainnya meski hasil tidak sesuai harapan. "Kami sudah berjuang maksimal dan sempat unggul. Namun, kami harus mengakui keunggulan TNI AU di set-set krusial, terutama di set kelima," kata Eko Waluyo.
"Kelemahan kami hari ini ada di passing yang kurang stabil setelah set pertama," tambahnya. Secara pribadi dan tim ia menyampaikan permintaan maaf karena gagal membawa timnya ke grand final. "Kami akan berjuang keras untuk meraih posisi ketiga," pungkas Eko Waluyo.
Perembutan tempat ketiga, Bank Jatim akan menghadapi Rajawali O2C. Sementara TNI AU Electric di grand final akan menghadapi juara bertahan Petrokimia Gresik Pupuk Indonesia, yang sudah lebih dulu lolos ke partai puncak.
Pemain Bank Jatim, Maya Indri Kurnia, mengakui permainan TNI AU Electric sangat bagus di laga ini. "Mereka masih muda-muda dan punya kemampuan merata. Dan kami akui semangat mereka luar biasa," kata Maya Indri.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar