
PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero), yang merupakan holding BUMN di sektor aviasi dan pariwisata, kembali menyalurkan bantuan tanggap bencana kepada masyarakat yang terdampak banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatera. Bantuan ini ditujukan untuk proses pemulihan pascabencana, dengan fokus pada beberapa aspek penting.
Bantuan yang diberikan kali ini mencakup logistik seberat 4 ton, dukungan kepada 24 UMKM melalui pemberian peralatan usaha atau bahan baku, serta pengiriman 44 relawan dari berbagai entitas InJourney seperti InJourney Airports, InJourney Destination Management, dan InJourney Aviation Services.
Pada acara penyerahan bantuan secara simbolis di Aceh Tamiang pada Rabu (15/1), diserahkan perahu nelayan kepada Desa Bedari untuk mendukung kegiatan sekolah dan aktivitas warga. Selain itu, juga diserahkan bantuan berupa oven, mixer, dan alat doorsmeer kepada para pelaku UMKM.
Direktur SDM dan Digital InJourney, Herdy Harman, menjelaskan bahwa tahap ini fokus pada penyaluran logistik, penggerakan 44 relawan lintas entitas InJourney, serta penguatan pemulihan ekonomi warga melalui dukungan peralatan dan bahan baku bagi 24 UMKM agar dapat kembali beroperasi.
“Kami juga mendorong layanan kesehatan, dukungan psikososial (LDP), dan pemulihan lingkungan agar masyarakat terdampak bisa kembali beraktivitas secara aman, sehat, dan produktif,” tambahnya.
Sejak bencana alam banjir dan tanah longsor terjadi di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Padang, InJourney terus hadir dalam penanganan bencana. Sejalan dengan proses pemulihan pascabencana, InJourney tetap berkomitmen untuk memastikan pemulihan, sekaligus membantu menggerakkan kembali perekonomian di wilayah-wilayah yang terdampak di Sumatera.
Adapun tiga bentuk utama bantuan yang diberikan InJourney adalah:
- Distribusi logistik bantuan: Tujuannya adalah memastikan masyarakat terdampak dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari pada fase awal pemulihan pascabanjir.
- Dukungan untuk UMKM: Bentuk dukungan untuk pemulihan ekonomi, dengan bantuan peralatan usaha atau bahan baku agar UMKM dapat kembali beroperasi dan menggerakkan ekonomi lokal.
- Layanan kesehatan dan trauma healing: Dalam bentuk penyediaan layanan pemeriksaan dan pengobatan kesehatan dasar serta pendampingan psikososial oleh tenaga medis untuk menjaga kesehatan fisik dan membantu pemulihan mental masyarakat pascabencana.
Selain itu, InJourney juga memberikan bantuan berupa aktivitas pemulihan lingkungan dan fasilitas umum. Kegiatan yang dilakukan berupa pembersihan fasilitas umum dan lingkungan terdampak banjir untuk mengembalikan fungsi ruang publik dan mendukung pemulihan aktivitas sosial masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, para relawan juga berhasil merevitalisasi 24 sumur warga yang sebelumnya tidak dapat digunakan akibat lumpur yang mengeras. Melalui proses pembersihan dan perbaikan bertahap, sumur-sumur tersebut kembali berfungsi dan kini dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, sekaligus membantu memulihkan aktivitas harian warga pascabencana.
“InJourney berharap seluruh bantuan dapat membantu mendukung pemulihan kegiatan masyarakat, dan juga perekonomian setempat. Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan mitra lokal, InJourney berharap bantuan yang diberikan tepat sasaran dan berdampak langsung pada pemulihan pascabencana,” tutup Herdy.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar