Banyumas Bangun Instalasi Maternal Modern, Turunkan Kematian Ibu dan Bayi

Banyumas Bangun Instalasi Maternal Modern, Turunkan Kematian Ibu dan Bayi

Pembangunan Instalasi Maternal Perinatal di RSUD Banyumas

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas sedang membangun Instalasi Maternal Perinatal (IMP) modern di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banyumas. Pembangunan fasilitas ini memiliki tujuan strategis, yaitu untuk menekan tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Hal ini sejalan dengan komitmen Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono dalam mewujudkan Trilas Program di bidang kesehatan.

Selain itu, pembangunan IMP juga bertujuan memperkuat akses layanan kesehatan rujukan terbaik bagi seluruh warga. IMP dirancang sebagai fasilitas terpadu yang menyediakan layanan intensif bagi ibu hamil berisiko tinggi dan bayi baru lahir yang memerlukan penanganan khusus.

“Pembangunan IMP ini adalah wujud nyata komitmen kita pada Trilas Program Kesehatan, khususnya dalam memastikan setiap ibu dan anak di Banyumas mendapatkan hak hidup dan layanan terbaik,” ujar Sadewo, Selasa (11/11/2025).

Sadewo menegaskan bahwa investasi pada fasilitas kesehatan adalah investasi masa depan daerah. Dengan adanya IMP, diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan mengurangi risiko kematian ibu dan bayi akibat keterbatasan fasilitas dan akses layanan.

Progres Pembangunan

Proyek pembangunan Instalasi Maternal Perinatal di RSUD Banyumas saat ini tengah memasuki tahap kedua. Pembangunan ini direncanakan selesai tepat waktu pada akhir Desember 2025. Penyelesaian tepat waktu menjadi fokus Pemkab Banyumas agar fasilitas dapat segera dioperasikan untuk melayani kebutuhan mendesak masyarakat.

Dengan rampungnya tahap kedua, RSUD Banyumas akan memiliki infrastruktur yang jauh lebih kapabel. Ini akan memperkuat status rumah sakit sebagai rujukan utama untuk kasus kehamilan berisiko dan neonatal. Fasilitas ini diharapkan memberikan rasa aman bagi seluruh keluarga di Banyumas.

Keberadaan IMP modern di RSUD Banyumas akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan rujukan di seluruh kabupaten. Fasilitas ini melengkapi upaya pencegahan yang sudah dilakukan di Puskesmas dan Posyandu. Dengan adanya fasilitas rujukan yang mumpuni, kasus-kasus kritis dapat ditangani dengan cepat dan peralatan medis tercanggih.

“Angka Kematian Ibu dan Bayi harus terus kita tekan. Dengan IMP ini, kita pastikan tidak ada lagi nyawa yang hilang karena keterbatasan fasilitas dan akses layanan kesehatan,” kata Sadewo.

Visi dan Tujuan IMP

Pembangunan ini sejalan dengan upaya Pemkab Banyumas untuk menyediakan layanan kesehatan yang adil dan merata. IMP merupakan implementasi konkret dari Trilas Program yang diusung oleh Bupati Banyumas. Dengan adanya IMP, diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan secara keseluruhan, terutama dalam menangani kasus-kasus kritis yang sering terjadi di wilayah Banyumas.

Beberapa manfaat utama dari pembangunan IMP antara lain:

  • Meningkatkan akses layanan kesehatan bagi ibu dan bayi.
  • Mempercepat penanganan kasus kritis dengan alat medis tercanggih.
  • Mengurangi angka kematian ibu dan bayi.
  • Memperkuat posisi RSUD Banyumas sebagai rujukan utama.

Dengan adanya IMP, diharapkan masyarakat Banyumas dapat merasakan manfaat langsung dari program-program yang dicanangkan oleh Pemkab. Hal ini juga menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup seluruh warga.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan