BBCA dan BMRI Puncak, Pantau Saham Net Sell Asing Terbesar Minggu Ini

admin.aiotrade 16 Jan 2026 2 menit 11x dilihat
BBCA dan BMRI Puncak, Pantau Saham Net Sell Asing Terbesar Minggu Ini


aiotrade.CO.ID - JAKARTA
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus mengalami penguatan selama tiga hari berturut-turut menjelang libur panjang pekan ini. Pada perdagangan Kamis (16/1/2026), IHSG kembali mencatatkan rekor tertinggi baru sepanjang sejarah.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI, IHSG ditutup menguat 0,47% atau bertambah 42,82 poin ke level 9.075,40. Dalam sepekan terakhir, IHSG tercatat menguat sebesar 1,68%. Selama sesi perdagangan pada Kamis, IHSG bergerak dalam rentang 9.040 hingga 9.100.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Aktivitas perdagangan saham terbilang ramai. Total volume transaksi mencapai 50,63 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp28,25 triliun. Dari sisi pergerakan saham, sebanyak 339 saham menguat, 331 saham melemah, dan 133 saham stagnan.

Investor asing juga mencatatkan pembelian bersih (net buy) sebesar Rp958,22 miliar di seluruh pasar, yang turut memperkuat penguatan IHSG. Akumulasi net buy asing sepekan terakhir mencapai Rp4,46 triliun di seluruh pasar.

Namun, di tengah kenaikan IHSG, investor asing tercatat banyak melego saham-saham tertentu. Berikut adalah 10 saham dengan net sell terbesar asing sepekan terakhir:

  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) – Rp 485,33 miliar
  • PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) – Rp 404,36 miliar
  • PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) – Rp 276,63 miliar
  • PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) – Rp 151,5 miliar
  • PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) – Rp 79,4 miliar
  • PT MNC Energy Investments Tbk (IATA) – Rp 76,87 miliar
  • PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) – Rp 70,27 miliar
  • PT XL SMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) – Rp 70,0 miliar
  • PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) – Rp 64,74 miliar
  • PT RMK Energy Tbk (RMKE) – Rp 49,39 miliar

BBCA Chart
by TradingView

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan