
Target Pencairan BLT Rp 900.000 di Akhir Oktober 2025
Kementerian Sosial (Kemensos) menargetkan pencairan Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) senilai Rp 900.000 selesai pada pekan ini atau akhir Oktober 2025. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul di Kantor Kemensos, Jakarta, pada Kamis (23/10/2025).
Gus Ipul menyatakan bahwa pihaknya berharap proses pencairan bantuan dapat selesai dalam bulan ini. Ia mengungkapkan bahwa tim terus bekerja keras untuk mempercepat proses.
"Kita harapkan di Oktober ini tuntas. Ya, ini kita terus lembur," ujar Gus Ipul.
Ia menjelaskan bahwa pihaknya sedang bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan pemerintah daerah melakukan verifikasi data penerima BLT. Setelah tahap verifikasi, data akan divalidasi dan difinalisasi agar penyaluran bantuan tepat sasaran.
"Jadi kami akan coba berusaha cepat. Kalau ditanya target, kami ingin nanti Senin itu data sudah tuntas, dan mulai minggu depan (minggu ini) PT Pos sudah bisa mulai menyalurkan secara bertahap, lewat proses yang sudah ditentukan," ujarnya.
Gus Ipul juga menambahkan bahwa pihaknya terus memperbaiki data. "Target kami, kalau bisa, besok itu bisa kami serahkan, kalau sudah clear, tapi paling lambat hari Senin InsyaAllah akan kami sampaikan ke PT Pos Indonesia," tambahnya.
Cara Cek Nama Penerima BLT Rp 900.000
Masyarakat dapat memeriksa status penerimaan BLT secara mandiri menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) melalui situs resmi Kemensos atau Aplikasi Cek Bansos.
Melalui Situs Resmi Kemensos:
- Kunjungi situs resmi https://cekbansos.kemensos.go.id.
- Isi data wilayah tempat tinggal (provinsi, kabupaten, kecamatan, desa/kelurahan).
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP.
- Ketik kode captcha yang muncul di layar.
- Klik tombol “Cari Data” untuk menampilkan hasil pencarian.
Sistem akan menunjukkan apakah nama pengguna terdaftar sebagai penerima bantuan sosial, termasuk jenis bansos dan status penyalurannya.
Melalui Aplikasi Cek Bansos:
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Play Store atau App Store.
- Buka aplikasi dan pilih menu “Cek Bansos” pada halaman utama.
- Isi data wilayah domisili (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa).
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP.
- Selesaikan verifikasi keamanan (captcha).
- Tekan tombol “Cari Data”.
Hasil pencarian akan menampilkan status penerima. Jika terdaftar, akan muncul informasi jenis bantuan dan status pencairannya. Jika tidak, akan tertulis “Tidak Terdapat Peserta/PM”.
Kendala Logistik Jadi Penyebab Keterlambatan
Sebelumnya, BLT Rp 900.000 dijadwalkan cair mulai Senin (20/10/2025), namun sejumlah kantor pos masih menunggu instruksi resmi dari pemerintah pusat.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan keterlambatan pencairan BLT disebabkan oleh kendala teknis di lapangan, khususnya terkait logistik penyaluran.
"Sedang diperiksa masalahnya. Katanya masih perlu persiapan logistiknya. Pada dasarnya yang biasa disalurkan lewat yang biasa untuk desil 1 dan 2 akan disalurkan dengan cepat seperti biasa," ujar Purbaya.
Meski demikian, Purbaya memastikan masalah tersebut segera teratasi. Ia menegaskan bahwa kendala di PT Pos Indonesia akan selesai dalam waktu dekat.
"Saya pikir minggu ini selesai," ujarnya.
Sasaran dan Mekanisme Penyaluran
Program BLT senilai Rp 900.000 ini diperuntukkan bagi keluarga penerima manfaat (KPM) dalam kategori desil 1 hingga 4 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Bantuan disalurkan secara sekaligus untuk tiga bulan, masing-masing sebesar Rp 300.000 per bulan.
Penyaluran dilakukan melalui bank-bank Himbara, yaitu Bank Mandiri, BNI, BRI, BTN, dan Bank Syariah Indonesia (BSI), serta melalui PT Pos Indonesia bagi penerima yang tidak memiliki rekening bank.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar