BRI (BBRI) Alokasikan Rp512,8 Miliar untuk Buyback Saham Tahun Ini


aiotrade, JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) mengungkapkan telah merealisasikan pembelian kembali saham (buyback) sebanyak 139.131.400 lembar sepanjang tahun 2025 dengan total dana yang digunakan mencapai Rp512,8 miliar.

Pembelian kembali saham ini dilakukan berdasarkan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025. Dalam laporan yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), manajemen BRI menyebutkan bahwa harga rata-rata pelaksanaan buyback tercatat sebesar Rp3.685,79 per saham. Angka ini belum termasuk biaya komisi dan biaya lainnya.

Bank pelat merah tersebut menargetkan nilai maksimal buyback 2025 sebesar Rp3 triliun. Pelaksanaan bisa dilakukan secara bertahap atau sekaligus, dan harus diselesaikan paling lambat 12 bulan setelah RUPST yang diadakan pada 24 Maret 2025.

Selain melaporkan realisasi buyback 2025, BRI juga menyampaikan perkembangan pengalihan saham hasil buyback dari tahun-tahun sebelumnya. Untuk buyback 2022, perseroan telah membeli kembali sebanyak 647.385.900 saham. Dari jumlah tersebut, sebanyak 115.037.300 saham telah dialihkan, sehingga masih tersisa 532.348.600 saham yang belum dialihkan.

Pengalihan saham hasil buyback 2022 dilakukan dalam rangka program kepemilikan saham bagi pekerja serta Direksi dan Dewan Komisaris. Sementara itu, untuk buyback 2023, BRI telah membeli kembali 293.932.300 saham dan hingga kini belum terdapat pengalihan atas saham tersebut.

Manajemen menyatakan pengalihan saham hasil buyback 2023 pada prinsipnya akan digunakan untuk program kepemilikan saham pekerja dan maupun manajemen, serta program lainnya sesuai persetujuan OJK dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Saham BBRI ditutup menguat pada perdagangan Kamis (15/1) di level Rp3.820 per saham, naik 100 poin atau 2,69%. Sepanjang perdagangan, saham BBRI dibuka di level Rp3.730 per saham, sempat bergerak ke level tertinggi Rp3.850 per saham, dan terendah di Rp3.730 per saham.

Kapitalisasi pasar BBRI tercatat sekitar Rp553,81 triliun, dengan rasio harga terhadap laba (price to earnings ratio/PER) berada di kisaran 10,30 kali.

Adapun dalam rentang 52 minggu terakhir, saham BBRI bergerak di kisaran Rp3.360 hingga Rp4.450 per saham. Sementara itu, dividend yield BBRI tercatat sekitar 9,04%, dengan nilai dividen kuartalan sebesar Rp86,33 per saham.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. aiotrade tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan