BTN dan IKAHI Tandatangani MoU "Graha Hakim", Berikan Kredit Perumahan Ringan untuk Ribu Hakim RI

BTN dan IKAHI Tandatangani MoU "Graha Hakim", Berikan Kredit Perumahan Ringan untuk Ribu Hakim RI

BTN dan IKAHI Tandatangani MoU "Graha Hakim", Berikan Kredit Perumahan Ringan untuk Ribu Hakim RI

Kerja Sama BTN dan IKAHI untuk Meningkatkan Kesejahteraan Hakim

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN menjalin kerja sama strategis dengan Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI). Kerja sama tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Program Kepemilikan Hunian “Graha Hakim”, yang bertujuan untuk menyediakan fasilitas pembiayaan perumahan bagi para hakim di bawah Mahkamah Agung RI.

Acara penandatanganan MoU berlangsung di Jakarta, Selasa (11 November 2025), dan dihadiri oleh Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu serta Ketua Umum IKAHI Dr. H. Yasardin, S.H., M.Hum.

BTN Berkomitmen Mendukung Kesejahteraan Hakim

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu menegaskan bahwa program “Graha Hakim” merupakan bentuk nyata komitmen BTN untuk memperluas akses pembiayaan perumahan bagi aparatur negara, khususnya di kalangan hakim.

“Lebih dari 90 persen pembelian rumah di Indonesia dilakukan lewat mekanisme KPR. Kami ingin memberikan akses pembiayaan yang mudah, cepat, dan terjangkau bagi para hakim di seluruh Indonesia,” ujar Nixon.

Melalui program ini, BTN menawarkan beragam kemudahan, mulai dari suku bunga kompetitif, keringanan biaya akad, diskon biaya provisi dan administrasi hingga 50%, serta proses pengajuan KPR yang lebih cepat dan aman.

Para hakim juga dapat memilih berbagai skema pembiayaan, termasuk:

  • KPR/KPA untuk pembelian rumah baru, rumah second, atau take over dari bank lain.
  • Kredit Agunan Rumah (KAR) untuk kebutuhan renovasi, biaya pendidikan, atau kebutuhan keluarga.
  • Kredit Ringan (Kring) tanpa agunan untuk kebutuhan pribadi dengan bunga lebih rendah.

BTN juga menghadirkan paket bunga progresif mulai 1,65% fixed satu tahun, dengan opsi 2,65% fixed tiga tahun atau 2,95% fixed lima tahun, menjadikannya salah satu skema paling kompetitif di pasar KPR nasional.

8.711 Hakim di Seluruh Indonesia Jadi Sasaran Program

IKAHI merupakan satu-satunya organisasi profesi hakim di Indonesia, mencakup hakim tingkat pertama hingga Mahkamah Agung. Tahun ini, Mahkamah Agung mengukuhkan 1.451 hakim baru, sehingga total hakim aktif mencapai 8.711 orang.

Ketua Umum IKAHI Dr. Yasardin mengapresiasi inisiatif BTN yang menurutnya sangat relevan dengan kebutuhan para hakim, terutama generasi muda.

“Sebagian besar hakim tingkat pertama adalah keluarga muda yang belum memiliki rumah. Dengan program ini, mereka mendapatkan solusi nyata untuk memiliki hunian yang layak,” ujar Yasardin.

Ia juga menambahkan, amanat Musyawarah Nasional (Munas) IKAHI 2022 menekankan peningkatan kesejahteraan hakim, tidak hanya dari sisi penghasilan tetapi juga akses terhadap perumahan yang layak dan terjangkau.

Pertumbuhan KPR BTN dan Transformasi Digital

BTN terus memperkuat perannya sebagai motor utama pembiayaan perumahan nasional. Hingga kuartal III 2025, penyaluran kredit BTN di sektor perumahan tumbuh 6,4% year-on-year (YoY) menjadi Rp322,53 triliun.

Untuk segmen KPR non-subsidi, pertumbuhan mencapai 7,3% YoY menjadi Rp111,33 triliun, sementara Kredit Agunan Rumah (KAR) meningkat 6,8% YoY menjadi Rp8,95 triliun.

Transformasi digital juga menjadi pendorong utama. Melalui aplikasi Bale by BTN, proses pengajuan dan persetujuan KPR kini bisa dilakukan secara lebih cepat, transparan, dan efisien.

“Bale by BTN kini memiliki lebih dari 3,2 juta pengguna, tumbuh 66,8% dari tahun lalu. Nilai transaksinya menembus Rp71,9 triliun, naik hampir 20% secara tahunan,” jelas Nixon.

Kredit Rumah untuk Stabilitas, Bukan Sekadar Finansial

Dalam sambutannya, Nixon menekankan bahwa kesejahteraan hakim tidak hanya berdampak pada aspek ekonomi, tetapi juga pada integritas lembaga peradilan.

“Hakim yang memiliki kestabilan ekonomi akan lebih fokus menjalankan tugas yudisial secara profesional dan objektif. Keadilan bisa ditegakkan dengan lebih baik ketika kesejahteraan mereka terjamin,” ujar Nixon.

BTN berharap kolaborasi dengan IKAHI dapat menjadi model kemitraan antara lembaga keuangan dan institusi negara untuk memperkuat kesejahteraan aparatur sekaligus menggerakkan sektor properti nasional.

“BTN bukan hanya bank, tapi teman perjalanan yang mendukung kesejahteraan hakim dan keluarganya,” tutup Nixon.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan