Bulog siapkan 1 juta ton beras untuk diekspor tahun ini

PERUSAHAAN Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) menyiapkan kuota ekspor beras yang akan dilaksanakan pada tahun ini. Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan pemenuhan kuotanya diambil dari stok beras berjumlah 3.351.900 ton yang tercatat per 8 Januari 2026.

“Kami stok 1 juta ton untuk ekspor nanti dengan kualitas premium,” katanya dalam Rakernas Bulog di Jakarta, Ahad, 11 Januari 2026.

Rizal menjelaskan, Bulog masih menjajaki negara tujuan ekspor beras di kawasan Asia Tenggara. Staf Bulog telah membahas rencana ini dalam rapat dengan seluruh atase perdagangan anggota Association of Southeast Asian Nations (ASEAN).

Kuota ekspor yang akan disalurkan diklaim tetap bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri, terutama ketika hari raya Imlek, memasuki bulan Ramadan, dan Idul Fitri. Besaran kuota tersebut juga sesuai arahan Menteri Pertanian Amran Sulaiman.

“Untuk hasilnya kami belum ada respons dari masing-masing kedutaan, khususnya para atase perdagangan,” ucap Rizal.

Sebelumnya, Rizal mengatakan cadangan beras sebanyak 3,35 juta ton saat ini untuk memastikan ketersediaan hingga lebaran. Jika ada sisa, maka berpotensi dialihkan untuk ekspor ke Malaysia, Timor Leste, dan Papua Nugini.

Langkah ekspor akan dilakukan seiring dengan keputusan pemerintah yang tidak lagi mengimpor beras konsumsi mulai 2026. Presiden Prabowo Subianto juga mengklaim bahwa Indonesia sudah swasembada beras mulai Desember 2025.

Setelah dialog dengan atase perdagangan negara-negara ASEAN, Rizal berharap beberapa waktu ke depan sudah ada jawaban. “Beberapa pekan atau beberapa bulan ke depan mungkin sudah ada jawaban dari beberapa negara-negara tersebut,” tuturnya.

Pada tahun ini, Bulog menargetkan bisa menyerap beras sebanyak 4 juta ton dari petani. Sehingga total cadangan beras berdasarkan data 8 Januari 2025 ditambah target penyerapan menjadi 7 juta ton pada 2026.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan