
Program Kampung Budidaya Ikan di Mamuju Tengah
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, telah mengambil langkah penting dalam mendukung sektor perikanan. Hal ini dilakukan melalui pengembangan program kampung budidaya ikan yang bertujuan untuk menjadi penopang ekonomi masyarakat pesisir.
Program ini resmi diwujudkan dengan peresmian Kampung Budidaya Ikan Bandeng di Dusun Anggaleha Pantai, Desa Lara, Kecamatan Karossa. Acara peresmian dilakukan dengan penebaran ribuan benih ikan, baik berupa benih ikan nila di sungai maupun benih ikan bandeng di tambak milik masyarakat.
Bupati Mateng, Arsal Aras, menyatakan bahwa program ini merupakan komitmen nyata dari pemerintah daerah dalam mendukung masyarakat pesisir dan pengelola tambak. Menurutnya, inisiatif ini bertujuan untuk memberikan dukungan lebih besar kepada kelompok-kelompok perikanan tambak.
"Komitmen pemerintah daerah adalah untuk terus mendukung masyarakat, khususnya kelompok-kelompok perikanan tambak," ujar Arsal saat ditemui di Kantornya, Jl Tammauni Pue Ballung, Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, Mateng, Selasa (16/12/2025).
Sumber dana untuk program kampung budidaya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Selain itu, Pemkab Mateng juga aktif mendorong alokasi anggaran dari pemerintah pusat untuk memperkuat sektor perikanan.
Arsal turut mengapresiasi capaian Dinas Perikanan Mateng yang berhasil mendapatkan dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk pembangunan kampung nelayan di Desa Babana, Kecamatan Budong-Budong.
"Alhamdulillah, progres pembangunan kampung nelayan di Desa Babana saat ini telah mencapai sekitar 60 persen," ungkapnya.
Ia berharap keberadaan pemerintah dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat di berbagai sektor, termasuk perikanan, pertanian, perkebunan, dan peternakan.
Penyaluran Bibit Ikan untuk Masyarakat
Hal senada disampaikan oleh Sekertaris Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Mateng, I Made Kardiana. Ia menjelaskan bahwa DKP Mamuju Tengah menyalurkan dua jenis bibit ikan ke kelompok pembudidaya ikan. Jenis bibit yang disalurkan yakni bibit ikan air tawar nila dan bibit ikan bandeng.
"Total sekitar 500 ribu ekor bibit ikan air tawar sementara bibit bandeng sekitar seribu ekor," jelasnya.
Bibit ikan ini disebar ke beberapa kelompok pembudidaya ikan. Proses penyebaran ini dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan produksi ikan dan memperkuat sektor perikanan di wilayah tersebut.
Strategi Pengembangan Sektor Perikanan
Program kampung budidaya ikan tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan produksi ikan, tetapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat dapat memiliki akses yang lebih baik terhadap sumber daya alam dan peluang ekonomi.
Selain itu, program ini juga menjadi salah satu bentuk strategi pemerintah daerah dalam menjawab tantangan ekonomi dan lingkungan yang dihadapi masyarakat. Dengan pendanaan yang berasal dari APBD dan APBN, pemerintah berkomitmen untuk terus mendukung sektor perikanan.
Dalam waktu dekat, Pemkab Mateng akan terus memantau perkembangan program kampung budidaya ikan serta melakukan evaluasi terhadap hasil yang dicapai. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa program dapat berjalan secara efektif dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.
Keterlibatan Masyarakat dan Mitra Kerja
Partisipasi masyarakat sangat penting dalam suksesnya program kampung budidaya ikan. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk dinas terkait, kelompok pembudidaya ikan, dan organisasi masyarakat lainnya.
Dengan kerja sama yang kuat antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan program ini dapat menjadi contoh yang baik bagi daerah-daerah lain di Sulawesi Barat dan sekitarnya.
Kedepan
Keberhasilan program kampung budidaya ikan di Mamuju Tengah menjadi bukti bahwa dengan pendekatan yang tepat dan kolaborasi yang baik, sektor perikanan dapat menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat pesisir. Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat, harapan besar dapat tercapai dalam waktu dekat.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar