Bupati Pasangkayu Pimpin Upacara HKN ke-61, Ajak Warga Tingkatkan Transformasi Kesehatan

Bupati Pasangkayu Pimpin Upacara HKN ke-61, Ajak Warga Tingkatkan Transformasi Kesehatan

Perayaan HKN ke-61 di Pasangkayu, Bupati Ajak Masyarakat Wujudkan Transformasi Kesehatan

Bupati Pasangkayu, Yaumil Ambo Djiwa, memimpin upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 yang digelar di halaman Kantor Bupati Pasangkayu pada Rabu (12/11/2025). Acara ini turut dihadiri oleh jajaran OPD, Forkopimda, serta para tenaga kesehatan dari berbagai fasilitas layanan kesehatan di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Yaumil menyampaikan apresiasi kepada tenaga kesehatan yang telah berkontribusi besar dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, terutama di daerah terpencil. Ia menekankan pentingnya momentum HKN sebagai kesempatan untuk memperkuat komitmen dan optimisme dalam pembangunan sektor kesehatan.

“Momentum Hari Kesehatan Nasional ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menghadirkan layanan kesehatan yang merata dan berkualitas,” ujar Yaumil. Ia juga menegaskan bahwa pembangunan dan peningkatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) harus terus berjalan, khususnya di daerah pedesaan.

Pada tahun 2025, sebanyak 32 dari 66 lokus peningkatan RSUD telah berjalan sesuai target. Pemerintah daerah akan memastikan program kesehatan berjalan efektif dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, Bupati mengajak masyarakat melanjutkan gerakan bersama melalui enam pilar transformasi kesehatan, agar sistem kesehatan nasional semakin tangguh menghadapi berbagai tantangan.

Enam Pilar Transformasi Kesehatan yang Diusung

Berikut adalah enam pilar transformasi kesehatan yang diharapkan dapat mendorong kemajuan sistem kesehatan di wilayah Pasangkayu:

  • Penguatan Sistem Layanan Kesehatan
    Memastikan akses layanan kesehatan yang merata dan mudah dijangkau oleh seluruh masyarakat, termasuk di daerah terpencil.

  • Peningkatan Kualitas SDM Kesehatan
    Melalui pelatihan dan pengembangan kompetensi tenaga kesehatan, baik dokter, perawat, maupun petugas lainnya.

  • Penggunaan Teknologi Informasi dalam Kesehatan
    Mengoptimalkan penggunaan teknologi untuk mendukung pelayanan kesehatan, seperti digitalisasi rekam medis dan sistem rujukan.

  • Kemitraan dengan Masyarakat
    Melibatkan masyarakat dalam program kesehatan melalui edukasi dan partisipasi aktif dalam kegiatan kesehatan.

  • Pengembangan Infrastruktur Kesehatan
    Memperbaiki dan membangun infrastruktur kesehatan, termasuk rumah sakit dan puskesmas, agar lebih memadai.

  • Pemantauan dan Evaluasi Berkelanjutan
    Menjaga kualitas program kesehatan melalui evaluasi berkala dan penyesuaian kebijakan sesuai kebutuhan.

Upacara diikuti oleh Berbagai Stakeholder

Upacara HKN ke-61 dihadiri oleh berbagai stakeholder terkait, termasuk jajaran OPD, Forkopimda, serta tenaga kesehatan dari berbagai fasilitas layanan kesehatan. Acara ini menjadi wadah untuk menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kesehatan masyarakat.

Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada tenaga kesehatan berprestasi. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam menjaga kesehatan masyarakat.

Tantangan dan Peluang di Sektor Kesehatan

Meski ada beberapa pencapaian yang telah diraih, seperti peningkatan RSUD dan penguatan layanan kesehatan, masih banyak tantangan yang dihadapi oleh pemerintah daerah. Salah satunya adalah keterbatasan sumber daya dan infrastruktur di daerah pedesaan.

Namun, dengan dukungan penuh dari masyarakat dan kerja sama antar lembaga, diharapkan tantangan ini dapat diatasi. Transformasi kesehatan melalui enam pilar yang diusung Bupati Yaumil menjadi langkah strategis untuk menciptakan sistem kesehatan yang lebih baik dan berkelanjutan.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan