
Program Ibu Hamil Sehat untuk Menurunkan Angka Stunting di Kabupaten Sigi
Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, membuka kegiatan Ibu Hamil Sehat dalam rangka pencegahan dan penurunan stunting di Lapangan Sepak Bola Desa Pewunu, Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Rabu (16/10/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sigi dalam meningkatkan kesehatan ibu hamil sekaligus menekan angka kematian ibu dan bayi.
Pemerintah daerah juga memperkuat sinergi dengan TP PKK, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam pemenuhan gizi ibu hamil sesuai amanat Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting. Turut hadir Ketua TP-PKK Kabupaten Sigi, Direktur RSUD Torabelo, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, Kepala Dinas Sosial, Camat Dolo Barat, para kepala desa se-Kecamatan Dolo Barat, serta narasumber dr. Rasyid Syahril Intjenae.
Dalam sambutannya, Bupati Rizal menegaskan pentingnya kegiatan tersebut sebagai bagian dari pelaksanaan Asta Cita Presiden RI, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui perbaikan gizi masyarakat. “Penurunan stunting harus dimulai sejak masa kehamilan, agar bayi lahir sehat dan tidak kekurangan gizi. Ini tanggung jawab kita bersama,” ujar Bupati Rizal.
Ia juga menyampaikan rencananya untuk melakukan kunjungan langsung ke posyandu, sebagai bentuk dukungan terhadap program Sigi Sehat terintegrasi dengan bidang pendidikan. Meski di tengah keterbatasan anggaran akibat efisiensi fiskal, Bupati Rizal menegaskan komitmen pemerintah daerah tetap berjalan untuk menekan angka stunting.
“Kami minta para kepala desa agar menyisihkan sebagian anggaran desa untuk mendukung program penurunan stunting, ketahanan pangan, serta kegiatan padat karya menjaga kebersihan lingkungan,” tegasnya.
Bupati Rizal mengajak seluruh elemen, mulai dari pemerintah desa, tenaga kesehatan, PKK, hingga pihak swasta, untuk bersama-sama mewujudkan target ‘Sigi Zero Stunting’. “Mari kita satukan langkah. Penurunan angka stunting bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab kita semua demi masa depan generasi Sigi yang sehat dan cerdas,” tutupnya.
Strategi Pemerintah Daerah dalam Mengatasi Stunting
Program Ibu Hamil Sehat adalah salah satu strategi utama yang diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten Sigi dalam upaya menurunkan angka stunting. Berikut beberapa langkah yang dilakukan:
-
Kolaborasi dengan berbagai pihak
Pemerintah daerah bekerja sama dengan TP PKK, tenaga kesehatan, dan masyarakat untuk memastikan pemenuhan gizi ibu hamil. Sinergi ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan ibu dan anak. -
Edukasi dan sosialisasi
Kegiatan seperti Ibu Hamil Sehat juga bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang selama masa kehamilan. Hal ini dilakukan melalui seminar, workshop, dan pertemuan rutin di tingkat desa. -
Peningkatan kapasitas tenaga kesehatan
Pemerintah kabupaten juga berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan, termasuk dokter dan perawat, agar mereka dapat memberikan layanan kesehatan yang lebih baik kepada ibu hamil dan balita. -
Penguatan sistem layanan kesehatan
Dengan memperkuat sistem layanan kesehatan, pemerintah berharap bisa memberikan akses yang lebih mudah bagi masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan dasar, termasuk pemeriksaan kehamilan dan imunisasi. -
Penggunaan anggaran secara efektif
Meskipun menghadapi keterbatasan anggaran, pemerintah kabupaten berupaya menggunakan dana secara efektif dan transparan untuk mendukung program penurunan stunting. Para kepala desa juga diminta untuk menyisihkan sebagian anggaran desa untuk kebutuhan tersebut.
Keberlanjutan Program dan Tantangan yang Dihadapi
Meskipun program Ibu Hamil Sehat telah memberikan dampak positif, ada beberapa tantangan yang masih dihadapi oleh Pemerintah Kabupaten Sigi. Salah satu tantangan utama adalah keterbatasan anggaran yang memengaruhi kemampuan pemerintah dalam membiayai berbagai kegiatan penurunan stunting. Namun, Bupati Rizal menegaskan bahwa komitmen pemerintah daerah untuk menekan angka stunting tetap kuat.
Selain itu, kesadaran masyarakat juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan program ini. Pemerintah kabupaten terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat melalui sosialisasi dan edukasi. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta, diharapkan target ‘Sigi Zero Stunting’ dapat tercapai dalam waktu yang tidak terlalu lama.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar