Cara Memberi Uang ke Orangtua dengan Bijak Sesuai Kemampuan

Keadilan dalam Memberikan Nafkah kepada Orang Tua

Adil itu relatif, konon katanya. Apabila kamu sudah menikah dengan pasangan, dan kalian berdua memiliki orang tua yang perlu diberi uang bulanan, maka setidaknya harus adil dalam memberi keduanya. Namun keadilan yang seperti apa yang harus dimiliki oleh anak ketika memberi uang bulanan kepada orang tua, baik di pihak istri maupun suami?

Dalam lingkungan saya, ada beberapa contoh pasangan suami istri dengan kondisi ekonomi berbeda dan kondisi keuangan kedua orang tua yang berbeda juga. Mari kita tengok bagaimana keadilan diciptakan oleh sepasang suami istri tersebut dalam memberikan uang bulanan kepada masing-masing orang tua.

Pasangan Suami Istri yang Masih Tinggal Serumah dengan Orangtua

Teman saya sudah menikah selama belasan tahun dan masih tinggal di rumah orang tuanya. Sebut saja namanya Tika di mana Tika dan suami tinggal bersama ibunda Tika dan mereka berdua bertugas merawat ibunda yang sudah beranjak lansia.

Tika dan suami bertugas memenuhi kebutuhan hidup seisi rumah termasuk keperluan sehari-hari ibunda, sehingga dalam hal ini Tika tidak memberi uang bulanan kepada ibundanya dikarenakan seluruh biaya operasional dia yang menanggung. Namun di sisi lain, suami Tika masih memiliki ibu juga yang perlu untuk dinafkahi.

Dikarenakan kondisi keuangan Tika dan suami tergolong sederhana, akhirnya mereka sepakat untuk menafkahi ibu dari suami dengan cara membayar seluruh biaya operasional rumah seperti tagihan air, listrik hingga makan sehari-hari. Tika tidak memberi uang tunai sebagai uang bulanan ke mertuanya, karena mereka beranggapan dengan membayar biaya operasional rumah dan menanggung biaya makan sehari-hari sudah sangat membantu orang tua suami.

Meskipun Tika dan suami masih memiliki tanggung jawab memenuhi kebutuhan hidup kedua orang tua mereka, namun mereka sadar bahwa tidak semua harus diberi dalam bentuk uang. Justru ketika anak memberi uang kepada orang tua, maka bisa jadi tak akan pernah cukup dibanding ketika anak membiayai dalam bentuk pelunasan tagihan listrik, PDAM dan pembelian lauk pauk misalnya.

Pasangan Suami Istri yang Mandiri dengan Orangtua yang Mapan Secara Finansial

Ada seorang teman bernama Rendy (bukan nama sebenarnya) di mana dia dan istri sudah punya 2 orang anak dan menempati rumah sendiri. Bersyukurnya Rendy memiliki orang tua yang terbilang mapan secara finansial sehingga tidak mewajibkan anak-anaknya untuk memberi uang bulanan.

Sementara itu mertua Rendy juga masih mendapat uang pensiun bulanan sehingga jika tidak diberi uang bulanan anak-anaknya, masih bisa bertahan hidup setiap bulannya.

Karena hal inilah akhirnya Rendy dan istri sepakat untuk memberi uang sesuai kemampuan finansial mereka dengan nominal yang sama kepada masing-masing orang tua. Rendy dan istri berusaha terbuka satu sama lain ketika membahas mengenai berapa uang bulanan yang sebaiknya diberi kepada masing-masing orang tua.

Penutup

Dari contoh kasus di atas, maka ada beberapa hal yang bisa kita petik sebagai pelajaran dalam bersikap sebagai anak ketika memberikan nafkah kepada orang tuanya yaitu:

  • Keterbukaan dengan pasangan itu penting terkait pembahasan mengenai nafkah kepada orang tua. Jangan sampai suami atau istri bersembunyi atau tidak transparan ketika hendak memberi uang dan memenuhi kebutuhan orang tua mereka.
  • Berilah nafkah kepada orang tua sesuai kemampuan. Jika kamu merupakan anak tunggal dan orang tua sudah tidak punya penghasilan di masa tua, maka memang sudah menjadi tanggung jawab anak untuk menafkahi orang tua. Namun jika kamu masih memiliki beberapa saudara lain entah itu kakak atau adik, maka coba diskusikan kepada mereka bagaimana pembagian nafkah kepada orang tua. Hal ini bertujuan agar beban tidak hanya terfokus pada dirimu yang juga mungkin masih punya tanggung jawab sebagai orang tua untuk menafkahi anak-anak.
  • Bahwa nafkah kepada orang tua tidak harus selalu berbentuk uang. Ada banyak cara menunjukkan bakti anak kepada orang tua. Kamu bisa membelikan orang tua beras serta beberapa kebutuhan pokok untuk makan sehari-hari orang tua jika menurutmu itu lebih berguna.

Adil memberi uang ke orang tua itu relatif, maka jangan lupa untuk memikirkan kebutuhanmu sendiri ya!

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan