
Penjualan Saham BUMI oleh Chengdong Investment Corporation Terus Berlanjut
Pemangkasan kepemilikan saham oleh Chengdong Investment Corporation terhadap PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) masih berlangsung. Hal ini terlihat dari data yang dirilis oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), yang menunjukkan bahwa Chengdong baru saja menjual sebanyak 81,50 juta lembar saham BUMI pada tanggal 23 Oktober 2025.
Setelah transaksi tersebut, jumlah saham BUMI yang dimiliki oleh Chengdong turun menjadi 32,88 miliar lembar atau setara dengan 8,86% dari total saham. Sebelumnya, pada tanggal 21 Oktober 2025, Chengdong juga telah melego sebanyak 41,33 juta lembar saham BUMI.
Dalam catatan media bisnis, Chengdong telah menjual sekitar 3,71 miliar lembar saham BUMI antara tanggal 12 Juni 2025 hingga 9 Oktober 2025. Harga rata-rata penjualan saham dalam periode tersebut berkisar antara Rp112,06 hingga Rp152,44 per lembar. Sebelumnya, Chengdong juga telah melego 2,53 miliar saham BUMI secara bertahap sejak Desember 2024 hingga Juni 2025. Transaksi itu dilakukan dengan kisaran harga mulai dari Rp108 hingga Rp143 per lembar.
Penjelasan dari Chairman CIC
Chairman and Chief Executive Officer China Investment Corporation Qingsong Zhang menyatakan bahwa rangkaian penjualan saham tersebut bukanlah bagian dari repurchase agreement. Repurchase agreement adalah kesepakatan transaksi efek dalam jangka pendek dengan harga yang telah ditentukan.
Perusahaan juga menyatakan bahwa mereka tidak bermaksud mempertahankan pengendalian atas BUMI. Dengan demikian, aksi jual saham oleh Chengdong diperkirakan akan terus berlanjut.
“Penjualan saham BUMI oleh Chengdong telah menyebabkan persentase hak suara yang dimiliki oleh CIC di BUMI (melalui anak perusahaan tidak langsungnya sebagaimana dijelaskan lebih lanjut pada bagian 9 laporan ini di bawah ini) mencapai 8,99% pada tanggal 9 Oktober 2025 setelah penjualan 50.846.800 saham dengan harga rata-rata 145,42 pada tanggal tersebut,” ujar Qingsong Zhang.
Pergerakan Harga Saham BUMI
Di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI), saham BUMI berada pada posisi Rp134 pada akhir perdagangan Jumat (24/10/2025). Posisi ini mencerminkan kenaikan sebesar 8,94% untuk periode berjalan 2025.
Analisis Pasar dan Investasi
Meskipun penjualan saham oleh Chengdong terus berlanjut, kondisi pasar saat ini menunjukkan bahwa saham BUMI tetap diminati. Kenaikan harga saham mencerminkan optimisme investor terhadap potensi pertumbuhan perusahaan.
Namun, para investor harus tetap waspada dan melakukan analisis mendalam sebelum mengambil keputusan investasi. Pasar saham selalu memiliki risiko, dan keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca.
Kesimpulan
Aksi jual saham oleh Chengdong Investment Corporation terhadap PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) terus berlangsung, dan hal ini berdampak pada penurunan kepemilikan saham yang dimiliki oleh pihak tersebut. Meskipun begitu, harga saham BUMI tetap stabil dan bahkan mengalami kenaikan. Investor disarankan untuk terus memantau perkembangan pasar dan melakukan analisis yang tepat sebelum mengambil langkah investasi.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar