Dari Juara Dunia Junior ke Pemilik Gelar Asia, 4 Pemain Tinggalkan Pelatnas PBSI!

Keputusan Pemain untuk Berkarier sebagai Profesional

Beberapa pemain bulu tangkis Indonesia mengumumkan perubahan besar dalam kariernya. Empat atlet yang sebelumnya menjadi bagian dari Pelatnas PBSI resmi mengakhiri masa tugasnya dan memilih untuk berkarier sebagai pemain profesional. Pengumuman ini disampaikan melalui akun Instagram resmi PBSI pada hari Sabtu (18/10).

Empat pemain yang dikeluarkan dari Pelatnas PBSI adalah Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan, Rinov Rivaldy, Pitha Haningtyas Mentari, dan Lisa Ayu Kusumawati. Mereka dianggap telah memberikan dedikasi dan kontribusi yang baik selama bergabung dengan tim nasional.

Yeremia, Rinov, Pitha, dan Lisa merupakan pemain spesialis ganda. Namun hanya Yeremia yang masuk dalam skuad ganda putra. Sejak 2019, Yeremia sudah menjadi bagian dari Pelatnas PBSI. Bersama tim nasional, ia pernah mencapai puncak kariernya saat berduet dengan Pramudya Kusumawardana. Duet Pramudya/Yeremia berhasil meraih medali emas SEA Games 2023 dan juara Asia edisi 2022. Mereka juga pernah mendekati sepuluh besar dunia dengan ranking BWF nomor 11 pada November 2022.

Sementara itu, tiga pemain lainnya berasal dari sektor ganda campuran. Rinov dan Pitha adalah pasangan andalan Indonesia sejak 2017. Mereka pernah menjadi juara dunia junior dan mencapai peringkat terbaik sebagai pasangan dengan duduk di nomor 9 dunia pada Desember 2022.

Lisa Ayu, yang juga merupakan pemain ganda campuran, telah lama menjadi bagian dari Pelatnas PBSI. Ia pernah menonjol saat berduet dengan Rehan Naufal Kusharjanto. Pasangan Rehan/Lisa berhasil meraih emas SEA Games 2023 dan juara Hylo Open 2022. Namun, duet tersebut berpisah pada tahun ini karena Rehan memilih jalur profesional bersama Gloria Emanuelle Widjaja. Lisa sempat berduet dengan Rinov, kemudian Verrell Yustin Mulia, tetapi tidak begitu sukses.

Sejauh ini, rencana keempat pemain setelah meninggalkan PBSI belum diketahui secara pasti. Namun, Rinov dan Yeremia akan berduet sebagai ganda putra dan tampil di Indonesia International Challenge (IC) I 2025 di Jogja pada November mendatang.

PBSI menyampaikan doa terbaik bagi perjalanan baru keempat pemain tersebut. Mereka berharap para pemain dapat terus berkembang dan membawa nama Indonesia dengan bangga.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan