Debut yang Tidak Menggembirakan Rinov Rivaldy dan Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan
Debut Rinov Rivaldy dan Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan di ajang Indonesia International Challenge I 2025 berjalan dengan tidak mulus. Kedua pemain ganda putra ini harus mengakui kekalahan dari pasangan Malaysia, Muhammad Faiq dan Lok Hong Quan, yang merupakan unggulan ketiga dalam pertandingan yang digelar di GOR Amongrogo, Yogyakarta, pada Rabu (12/11/2025).
Pertandingan antara Rinov/Yere melawan Muhammad/Lok berlangsung sengit. Meski tampil kompetitif, kedua pemain asal Indonesia ini kalah dengan skor akhir 19-21 dan 19-21. Kekalahan ini membuat mereka gagal melangkah ke babak 16 besar turnamen bergengsi tersebut.

Perjalanan Baru Setelah Keluar dari Pelatnas PBSI
Rinov Rivaldy dan Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan sebelumnya masih menjadi bagian dari pelatnas PBSI. Namun, per 18 Oktober 2025, keduanya memutuskan untuk keluar dari sistem pelatihan nasional dan menjadi pemain independen. Bersamaan dengan mereka, dua atlet lainnya, yaitu Pitha Haningtyas Mentari dan Lisa Ayu Kusumawati, juga memilih jalur yang sama.
Setelah keluar dari pelatnas PBSI, Rinov dan Yere memutuskan untuk berpasangan sebagai ganda putra. Ini adalah debut mereka setelah lama terpisah dalam beberapa tahun terakhir. Sebelumnya, keduanya pernah bermain bersama di tingkat junior, termasuk saat tampil di Kejuaraan Dunia Junior 2017, di mana mereka berhasil meraih medali perunggu.
Namun, setelah delapan tahun berpisah, hasil yang diraih oleh Rinov/Yere belum cukup memuaskan. Mereka masih kesulitan menemukan ritme dan konsistensi yang diperlukan dalam pertandingan profesional.
Performa yang Menurun Sebelum Keluar dari Pelatnas
Sebelum memutuskan keluar dari pelatnas PBSI, Rinov dan Yere bermain di sektor yang berbeda. Rinov bermain ganda campuran bersama Pitha Haningtyas Mentari, sedangkan Yere berada di sektor ganda putra bersama Muhammad Rian Ardianto.
Sayangnya, performa keduanya dalam beberapa waktu terakhir tidak stabil. Rinov/Pitha mencapai perempat final di Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2025, tetapi kemudian terhenti di babak 32 besar Singapore Open 2025, Indonesia Open 2025, dan Macau Open 2025. Mereka juga kandas di babak 32 besar Kejuaraan Dunia BWF 2025.
Akibat hasil yang kurang memuaskan, Rinov/Pitha ditarik mundur dari beberapa turnamen penting seperti Hong Kong Open 2025, China Masters 2025, Korea Open 2025, Arctic Open 2025, dan Denmark Open 2025.
Sementara itu, Yere yang bermain bersama Rian Ardianto juga tidak mampu menunjukkan penampilan terbaiknya. Di China Masters 2025, mereka terhenti di babak 32 besar. Kegagalan serupa terjadi di Korea Open 2025, yang membuat keduanya semakin yakin untuk meninggalkan pelatnas PBSI.
Jalur Baru yang Diambil
Setelah memutuskan keluar dari pelatnas PBSI, Rinov Rivaldy kembali ke PB Djarum, sedangkan Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan berada di bawah naungan PB Exist. Kini, keduanya berharap bisa menemukan bentuk permainan yang lebih baik dan konsisten di bawah sistem yang baru.
Meski debut mereka di Indonesia International Challenge I 2025 tidak berjalan lancar, semoga langkah ini menjadi awal dari perubahan positif bagi Rinov dan Yere.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar