Demo Hari Ini: 2.155 Personel Gabungan Tahan Penolakan Aturan Kemenkeu

Aksi Demo Hari Ini: Kepala Desa Menolak Aturan Baru yang Dianggap Menghambat Pembangunan

Aksi demo yang dilakukan oleh Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) kembali memperlihatkan keberadaannya di kawasan Monas dan Istana Negara. Ribuan kepala desa berkumpul untuk menyampaikan penolakan terhadap Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 81/2025 serta aturan Kopdes Merah Putih yang menjadi syarat dalam pencairan dana desa. Situasi lapangan terpantau ramai sejak pagi hari, sementara aparat keamanan mulai menutup beberapa ruas jalan utama.

Latar Belakang Demo Hari Ini: Penolakan Aturan Baru dari Menkeu Purbaya

Penolakan Apdesi terhadap PMK 81/2025 berasal dari adanya kewajiban baru terkait tata kelola dana desa. Selain itu, munculnya syarat penggunaan Kopdes Merah Putih sebagai prasyarat pencairan dana dinilai tidak relevan bagi banyak desa. Massa menilai regulasi baru tersebut menghambat proses pembangunan desa, menambah beban administrasi, serta tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa.

PMK 81/2025 dianggap memperketat pengelolaan dana desa hingga membatasi fleksibilitas pembangunan. Persyaratan Kopdes Merah Putih dipandang tidak berhubungan langsung dengan pemanfaatan dana desa. Kepala desa menilai kewajiban baru justru menambah beban administrasi yang menyulitkan operasional. Tidak semua desa memiliki kesiapan integrasi sistem keuangan tambahan seperti Kopdes Merah Putih. Implementasinya dinilai berpotensi menghambat pencairan dana dan mengganggu keberlanjutan program desa.

Tuntutan Massa Apdesi dalam Demo Hari Ini

Ribuan peserta aksi membawa sejumlah tuntutan yang berfokus pada pencabutan kebijakan yang dianggap menghambat pembangunan desa:

  • Mendesak pemerintah mencabut PMK 81/2025 karena dianggap menghambat percepatan pembangunan desa.
  • Menghapus kewajiban Kopdes Merah Putih sebagai syarat pencairan dana desa.
  • Menuntut penyerderhanaan regulasi agar pengelolaan desa tetap efisien dan tepat sasaran.

Penutupan Jalan dan Dampak Lalu Lintas

Aksi demo hari ini oleh Apdesi berdampak langsung pada arus lalu lintas dan kegiatan di pusat Jakarta. Beberapa jalan utama ditutup total selama aksi berlangsung. Pengalihan arus dilakukan menuju jalur alternatif di sekitar Monas dan Thamrin. Mobilisasi aparat dan massa menyebabkan keterlambatan transportasi umum di area tersebut. Beberapa perkantoran di sekitar Monas menerapkan kerja fleksibel akibat keterbatasan akses. Transportasi umum seperti bus dan mikrotrans harus mengubah rute sementara. Aktivitas wisata di Monas dihentikan selama aksi berlangsung demi alasan keamanan.

Pengamanan 2.155 Personel Gabungan

Kepolisian, TNI, dan aparat daerah mengerahkan 2.155 personel untuk mengamankan area aksi. Aparat ditempatkan di Monas, Istana Negara, dan jalur akses utama menuju lokasi aksi. Personel tambahan disiagakan untuk mengantisipasi potensi lonjakan massa dari daerah lain. Beberapa perkantoran di sekitar Monas menerapkan kerja fleksibel akibat keterbatasan akses. Transportasi umum seperti bus dan mikrotrans harus mengubah rute sementara. Aktivitas wisata di Monas dihentikan selama aksi berlangsung demi alasan keamanan.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan