
aiotrade, JAKARTA – PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk. (DGNS) mengumumkan rencana untuk melakukan aksi penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement sebanyak 125 juta saham.
Berdasarkan prospektus yang dirilis, emiten dengan kode saham DGNS ini akan menerbitkan maksimal 125 juta saham, yang setara dengan 10% dari jumlah saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh. Saham yang akan diterbitkan adalah saham atas nama dengan nilai nominal Rp25. Dengan demikian, DGNS diharapkan bisa mendapatkan dana segar hingga Rp3,12 miliar dalam aksi korporasi ini.
Harga pelaksanaan private placement ditentukan paling sedikit 90% dari rata-rata harga penutupan saham perseroan selama 25 hari bursa berturut-turut. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk menjamin keseimbangan antara kepentingan pemegang saham lama dan calon investor baru.
Manajemen DGNS menjelaskan bahwa aksi korporasi ini merupakan bagian dari strategi memperkuat struktur permodalan dan meningkatkan fleksibilitas keuangan perusahaan. Mereka berharap penguatan struktur modal ini dapat meningkatkan daya tahan perusahaan terhadap dinamika industri serta mendukung strategi pertumbuhan yang berkelanjutan.
Dana yang diperoleh melalui PMTHMETD akan digunakan untuk berbagai kebutuhan pengembangan usaha DGNS, seperti:
Peningkatan modal kerja
Penambahan gerai
Pembelian saham dan/atau aset
Penyertaan saham pada satu atau lebih perusahaan di industri yang relevan
Periode pelaksanaan private placement (PMTHMETD) ini akan berlangsung selama dua tahun sejak tanggal RUPSLB yang akan diadakan pada 6 April 2026.
Selain itu, pemegang saham eksisting DGNS akan mengalami dilusi (penurunan) kepemilikan saham sebesar 9,09% akibat adanya aksi korporasi ini. Saat ini, saham DGNS dimiliki oleh:
PT Bunda Investama Indonesia sebanyak 38,80%
PT Bundamedik Tbk. sebanyak 41,20%
* Masyarakat sebanyak 20%
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. aiotrade tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar