
Kemacetan Parah di Jalan TB Simatupang Akibat Proyek dan Infrastruktur
\nJalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, belakangan ini menjadi sorotan karena mengalami kemacetan yang sangat parah. Warga sekitar sering mengeluhkan kondisi lalu lintas yang memburuk, terutama pada jam sibuk. Hal ini disebabkan oleh beberapa proyek infrastruktur yang sedang berlangsung secara bersamaan.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menjelaskan bahwa beberapa proyek sedang dilakukan di ruas jalan tersebut. Pekerjaan ini menyebabkan penggunaan sebagian badan jalan, sehingga hanya tersisa satu lajur untuk kendaraan. Kepadatan lalu lintas pun tak terhindarkan.
\nSalah satu proyek yang sedang berjalan adalah peningkatan kapasitas pipanisasi air minum oleh Perumda PAM Jaya. Pekerjaan ini mencakup wilayah dari simpang Pasar Minggu hingga Ampera. Di kawasan Ampera hingga SPBU Shell Fatmawati di Jalan Fatmawati Raya, terdapat proyek Jakarta Sewerage Development Project (JSDP), yaitu pembangunan instalasi pengolahan air limbah yang dikerjakan oleh Perumda Paljaya.
\nSelain itu, di area sekitar SPBU Shell Fatmawati menuju Jalan RA Kartini, Cilandak Barat, sedang dilakukan pekerjaan galian sistem jaringan utilitas terpadu (SJUT) oleh Dinas Bina Marga. Proyek-proyek ini turut berkontribusi pada kepadatan lalu lintas.
\nMasih ada satu faktor lain yang menyumbang kemacetan, yaitu adanya bottleneck atau penyempitan ruas jalan akibat off-ramp Tol JORR di kilometer 21. Pada sore hari, kepadatan semakin meningkat karena banyak pengemudi yang keluar dari tol langsung melintasi jalan Fatmawati arah selatan.
\nUntuk menangani masalah ini, pihak Dishub DKI akan melakukan beberapa langkah. Salah satunya adalah dengan mengalihkan sebagian area trotoar menjadi badan jalan sementara. Tujuan dari tindakan ini adalah agar lalu lintas bisa lebih lancar. Syafrin menjelaskan bahwa trotoar di Jalan TB Simatupang, khususnya di area Cibis Park, akan digunakan sebagai tambahan lajur.
\nSelain itu, masyarakat juga diimbau untuk menggunakan rute alternatif atau transportasi umum dalam bermobilitas. Dengan begitu, titik-titik kemacetan bisa diminimalkan.
\nBeberapa proyek infrastruktur yang sedang berlangsung memang penting untuk meningkatkan kualitas fasilitas publik. Namun, dampaknya terhadap lalu lintas tidak bisa diabaikan. Oleh karena itu, perlu adanya koordinasi yang baik antara instansi terkait dan masyarakat agar kepadatan dapat dikurangi.
\nDalam waktu dekat, pihak dinas akan terus memantau situasi dan menyiapkan solusi yang efektif. Harapan besar diarahkan pada keberhasilan proyek-proyek tersebut tanpa harus menyebabkan gangguan berkelanjutan terhadap mobilitas warga.
Komentar
Kirim Komentar