Dua Klub Berebut Jasa Tavares, Madura United Mundur dengan Kandidat Terpilih

Dua Klub Berebut Jasa Tavares, Madura United Mundur dengan Kandidat Terpilih

Mantan Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares Masih Menganggur

Bernardo Tavares, mantan pelatih PSM Makassar, masih dalam kondisi menganggur setelah memutuskan untuk meninggalkan klub pada 1 November 2025. Sejatinya, kontrak yang ia miliki dengan PSM Makassar akan berakhir pada 2026 mendatang. Kontrak tersebut diperolehnya setelah sukses membawa PSM Makassar meraih gelar juara pada tahun 2023.

Namun, keputusan Bernardo Tavares untuk mengakhiri kontrak lebih awal disebabkan oleh masalah gaji yang terus-menerus muncul dari pihak klub. Setelah hengkang dari PSM Makassar, ia sempat dikaitkan dengan beberapa klub di Liga 1 Super League. Terdapat sekitar empat klub yang disebut-sebut tertarik mengajaknya bergabung, yaitu Dewa United, Persebaya Surabaya, Madura United, dan Persis Solo.

Dewa United dan Kekhawatiran dengan Pelatih Jan Olde Riekerink

Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, kini tengah menghadapi ancaman pemecatan. Performanya dinilai buruk sejak kompetisi Super League digelar. Meski pada musim lalu, dengan pelatih yang sama, Dewa United berhasil finish di posisi kedua klasemen Super League, situasi saat ini berbeda.

Manajemen Dewa United memberikan peringatan kepada Jan Olde Riekerink. Mereka masih menunggu hasil dua pertandingan berikutnya di AFC Challenge League sebelum memutuskan apakah sang pelatih akan tetap dipertahankan. Di tingkat Super League, Dewa United baru saja kalah dari PSM Makassar pada pekan ke-12.

Dikabarkan bahwa Dewa United pernah melirik Bernardo Tavares sebagai pelatih baru, meskipun belum ada pernyataan resmi dari klub.

Madura United Memecat Alfredo Vera

Madura United resmi memecat pelatih Alfredo Vera dari kursi kepelatihan. Ia kini beralih menjadi direktur teknik. Sempat muncul kabar bahwa Bernardo Tavares akan menggantikan posisi Alfredo Vera. Namun, informasi tersebut tidak benar karena manajemen Madura United menyatakan bahwa pelatih baru mereka berasal dari Brasil.

Sementara itu, Bernardo Tavares memiliki kebangsaan Portugal, sehingga tidak cocok dengan rencana klub. Umar Wachdin, manajer Madura United, mengatakan: "Sudah tandatangan kontrak, tinggal dikenalkan saja. Pelatih dari Brasil."

Persis Solo dan Kekosongan Kursi Kepelatihan

Persis Solo saat ini sedang mengalami kekosongan kursi kepelatihan sejak Peter de Roo meninggalkan klub. Dalam laga melawan PSIM Yogyakarta, Persis Solo ditangani oleh Caretaker Tithan Wulung Suryata, pada Sabtu (8/11/2025).

Menurut laporan dari Kompas.com, Persis Solo di bawah kepelatihan Peter de Roo hanya meraih satu kemenangan. Sisanya adalah imbang dan kekalahan, sehingga membuat Laskar Sambernyawa berada di papan bawah klasemen.

Peter de Roo diangkat sebagai pelatih Persis Solo pada 1 Juli 2025, setelah ia meninggalkan posisi kepelatihan klub asal Singapura, Balestier Khals, pada 3 Juni 2025. Kontribusi pelatih asal Belanda itu selama memimpin Persis Solo belum sesuai ekspektasi.

Nama Bernardo Tavares disebut-sebut telah menjalin komunikasi untuk menukangi Persis Solo.

Persebaya Surabaya dan Desakan untuk Mengganti Edu Perez

Pelatih Persebaya Surabaya, Edu Perez, kini mendapatkan tekanan dari Bonek, pendukung klub, setelah performa tim yang buruk. Bahkan, dalam derby Jawa Timur, Persebaya hanya mampu bermain imbang.

Meski belum resmi dipecat, banyak penggemar Persebaya yang mendesak agar Edu Perez diganti dengan Bernardo Tavares. Warganet ramai menggunakan tagar #EduOut untuk menyuarakan keinginan mereka. Nama Bernardo Tavares semakin sering muncul sebagai alternatif pelatih Bajul Ijo.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan