
Demonstrasi Mahasiswa Peringati Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Puluhan mahasiswa dari berbagai kampus menggelar aksi demonstrasi di Jalan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, pada Senin (20/10/2025). Aksi ini digelar sebagai bentuk peringatan terhadap satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Massa menilai bahwa pemerintahan saat ini dinilai gagal dalam menjalankan tugasnya.
Demonstrasi ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi mereka terkait kebijakan pemerintah yang dinilai tidak sesuai dengan harapan rakyat. Salah satu isu utama yang disuarakan adalah tuntutan agar pemerintah menghentikan kriminalisasi terhadap masyarakat yang terlibat dalam aksi demo yang berujung ricuh beberapa waktu lalu. Mereka juga meminta agar semua orang yang ditahan karena demonstrasi segera dibebaskan.
Selain itu, mahasiswa menuntut pemerintah untuk mencabut komando teritorial TNI dan melakukan reformasi di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Mereka berharap adanya perubahan signifikan dalam sistem kepolisian agar lebih transparan dan dapat dipercaya oleh masyarakat.
Tuntutan lain yang disampaikan adalah mewujudkan sistem ekonomi yang progresif serta pro-rakyat. Mahasiswa menekankan pentingnya adanya kebijakan ekonomi yang bisa memberikan manfaat langsung kepada masyarakat luas. Selain itu, mereka juga menuntut adanya demokrasi sejati yang sesuai dengan prinsip kedaulatan rakyat.
BEM UI turut menyampaikan beberapa tuntutan terkait evaluasi Proyek Strategis Nasional (PSN) dan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Mereka menilai bahwa beberapa proyek yang dikelola oleh pemerintah belum memberikan dampak positif yang maksimal. Selain itu, mereka meminta agar Badan Gizi Nasional (BGN) diisi oleh orang-orang yang memiliki keahlian di bidang gizi dan pangan.
Tuntutan Mahasiswa yang Menjadi Fokus Aksi
-
Menghentikan kriminalisasi
Mahasiswa menuntut pemerintah untuk menghentikan tindakan kriminalisasi terhadap para aktivis dan masyarakat yang terlibat dalam aksi demo. Mereka menilai bahwa tindakan tersebut melanggar hak dasar manusia dan merusak semangat demokrasi. -
Membebaskan tahanan aksi demo
Seluruh orang yang ditahan akibat demonstrasi harus segera dibebaskan. Mahasiswa menilai bahwa penahanan tersebut tidak proporsional dan tidak didasarkan pada prinsip hukum yang jelas. -
Mencabut komando teritorial TNI
Tuntutan ini bertujuan untuk memastikan bahwa TNI tetap fokus pada tugas utamanya sebagai alat pertahanan negara, bukan terlibat dalam urusan sipil. -
Reformasi Polri
Mahasiswa meminta adanya reformasi besar-besaran di lingkungan kepolisian agar lebih profesional, transparan, dan dapat dipercaya oleh masyarakat. -
Sistem ekonomi progresif dan pro-rakyat
Mereka menuntut kebijakan ekonomi yang lebih adil dan memberikan manfaat langsung kepada rakyat, bukan hanya kepada kalangan elit. -
Evaluasi PSN dan MBG
Proyek strategis nasional dan program makan bergizi gratis perlu dievaluasi secara mendalam agar efektif dan berdampak nyata bagi masyarakat. -
Memperkuat BGN dengan ahli gizi
Badan Gizi Nasional harus diisi oleh orang-orang yang memiliki keahlian di bidang gizi dan pangan agar kebijakan yang diambil benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar