
Inovasi GoFood untuk UMKM Kuliner di Bandung
GoFood, layanan pesan antar makanan dari Gojek, kini menghadirkan inovasi baru yang bertujuan mempercepat proses digitalisasi usaha kuliner. Salah satu inisiatif terbaru adalah program "Daftar GoFood Hanya Perlu 5 Menit" yang dirancang untuk memudahkan pelaku UMKM dalam bergabung dengan platform digital. Program ini telah diluncurkan di Bandung, sebagai bagian dari komitmen Gojek untuk mendukung transformasi digital UMKM di berbagai daerah.
Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi Gojek dalam memperkuat ekosistem digital bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM). Setelah sebelumnya diadakan di Jakarta dan Makassar, kini Bandung menjadi kota berikutnya yang mendapat perhatian khusus karena potensi besar sektor kuliner di Jawa Barat. Dengan adanya program ini, diharapkan UMKM bisa lebih mudah memasuki pasar digital dan meningkatkan penjualan mereka secara signifikan.
Kolaborasi Lintas Sektor
Untuk mencapai tujuan tersebut, GoFood bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia serta Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Daerah Jawa Barat. Kerja sama ini bertujuan untuk menjangkau ratusan pelaku UMKM kuliner agar dapat mulai berjualan secara online dengan proses yang lebih sederhana dan cepat.
Data dari Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa hanya sekitar 33,13 persen dari total 4,85 juta usaha penyediaan makanan dan minuman di Indonesia yang memanfaatkan internet untuk promosi, penjualan online, dan transaksi digital. Hal ini menunjukkan bahwa masih banyak peluang yang bisa dimanfaatkan oleh UMKM melalui digitalisasi.
Proses Pendaftaran yang Mudah
VP of Sales Gojek, Dani Oktobianto, menjelaskan bahwa inovasi "Daftar GoFood Hanya Perlu 5 Menit" dirancang untuk menghilangkan hambatan awal yang sering membuat pelaku usaha ragu masuk ke platform digital. Menurutnya, proses pendaftaran sangat sederhana dan cepat. Pelaku usaha cukup mengunduh aplikasi GoFood Merchant, mengisi data KTP dan nomor rekening, lalu langsung bisa mulai berjualan secara online.
Selain itu, GoFood juga menyediakan fitur scan menu yang memungkinkan mitra usaha cukup memotret daftar menu, kemudian sistem akan secara otomatis mengunggah menu tersebut ke halaman usaha mereka. Dengan demikian, mitra bisa lebih fokus pada pengembangan kualitas produk dan layanan.
Dukungan Teknologi dan Edukasi
Setelah resmi bergabung sebagai mitra, UMKM kuliner akan mendapatkan berbagai dukungan berbasis teknologi. Mulai dari pengaturan promo, fitur analitik sederhana untuk memantau performa penjualan, hingga peningkatan visibilitas usaha di aplikasi. Dukungan ini diharapkan mampu membantu pelaku usaha memahami perilaku konsumen dan menyusun strategi penjualan yang lebih efektif.
Dukungan terhadap program ini juga datang dari pemerintah pusat. Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kementerian Ketenagakerjaan RI, Darmawansyah, menilai Maju Bersama GoFood sejalan dengan upaya peningkatan kompetensi dan produktivitas UMKM. Ia menyebutkan bahwa program ini menunjukkan kolaborasi lintas sektor yang efektif, di mana sektor swasta berperan sebagai enabler melalui akses pelatihan dan teknologi yang mudah dijangkau.
Forum Kolaborasi dan Edukasi
Acara Maju Bersama GoFood di Bandung diikuti oleh ratusan pelaku UMKM kuliner dan menghadirkan berbagai sesi inspiratif. Mulai dari berbagi pengalaman mitra sukses GoFood, hingga Zona Belajar seperti Zona Pendaftaran GoFood, Zona Komunitas Partner GoFood (KOMPAG), dan Zona Edukasi. Forum ini menjadi ruang kolaborasi sekaligus ajang memperluas jejaring antar-pelaku usaha kuliner di Jawa Barat.
Dengan ekosistem digital yang terus diperkuat, GoFood optimistis UMKM kuliner daerah dapat tumbuh lebih inklusif dan berkelanjutan. “Kami percaya potensi UMKM kuliner di Jawa Barat sangat besar. Melalui Maju Bersama GoFood, kami ingin terus memperkuat peran GoFood sebagai mitra pertumbuhan UMKM,” tutup Dani.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar