Gubernur Khofifah Ajak Generasi Muda Jatim Jadi Wirausaha, MEA 2025 sebagai Jalur Ketangguhan

Gubernur Khofifah Ajak Generasi Muda Jatim Jadi Wirausaha, MEA 2025 sebagai Jalur Ketangguhan

Program SMA Double Track: Membentuk Generasi Muda Jatim yang Kreatif dan Produktif

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menekankan pentingnya mengedepankan keterampilan vokasional pada generasi muda. Menurutnya, selain kecerdasan akademik, siswa juga harus tangguh, kreatif, dan produktif dalam berwirausaha. Hal ini menjadi dasar dari program SMA Double Track yang telah dijalankan sejak tahun 2018 hingga 2025.

Program ini melibatkan 400 sekolah di 28 kabupaten/kota di Jawa Timur, dengan lebih dari 83.000 siswa mendapatkan pelatihan keterampilan. Dalam acara Millennial Entrepreneur Award (MEA) di Graha ITS, Khofifah menyatakan bahwa program ini bukan hanya mencetak lulusan, tetapi juga melahirkan generasi tangguh yang siap membangun masa depan.

Beberapa bidang keterampilan yang dikembangkan dalam program ini antara lain multimedia, teknik listrik, teknik elektro, tata boga, tata busana, kecantikan, teknik kendaraan ringan, serta pemasaran digital. Semua ini dirancang untuk membentuk generasi muda yang kreatif dan produktif.

Khofifah menjelaskan bahwa konsep program ini telah diadopsi oleh beberapa provinsi di Indonesia. Pengakuan nasional sebagai model pendidikan vokasional berbasis SMA yang sukses menjadi bukti inovasi pendidikan di Jawa Timur benar-benar membumi dan berdampak nyata.

Kolaborasi dengan Dunia Usaha dan Industri

Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pendidikan berkomitmen memperkuat kolaborasi antara sekolah, Dunia Usaha dan Industri (DUDI), serta masyarakat. Pendampingan dan pelatihan oleh para fasilitator dan trainer dari perguruan tinggi, mitra industri, serta pelaku UMKM menjadikan program Double Track semakin relevan dan berdaya guna.

Terkait peningkatan kerja sama dengan DUDI, jumlah mitra meningkat menjadi 432 pada tahun 2025, naik dari 359 mitra pada tahun 2024. Dengan peningkatan ini, tercipta pula peluang kerja baru. Pada tahun 2025, berhasil diciptakan sebanyak 899 peluang kerja, meningkat signifikan dibanding tahun 2024 yaitu 578 peluang kerja.

Integrasi Teknologi Digital dan Kewirausahaan Modern

Khofifah mendorong integrasi antara pembelajaran berbasis teknologi digital dan kewirausahaan modern. Melalui platform Double Track Support System, siswa dapat mengakses pelatihan daring, showcase produk, hingga peluang pemasaran digital.

Selain itu, penting bagi tim Double Track SMA untuk membangun konektivitas yang terus-menerus. Beberapa waktu lalu, perwakilan kedutaan dan konjen Amerika Serikat bertemu dengan Khofifah. Mereka menawarkan program digital skill dan Artificial Intelligence untuk 100 pemuda usia 18-24 tahun di Johns Hopkins University dan Arizona State University.

Kepala dinas pendidikan akan melakukan tes asesmen untuk program tersebut seperti yang dipersyaratkan. Hal ini bertujuan untuk memperkuat jejaring dan sinergi bagi pelajar SMA/SMK.

Memperkuat Pasar dan Kepercayaan Diri

Lebih lanjut, penguatan Double Track harus dipertemukan dengan jejaring yang lebih luas untuk memperkuat pasar. Dialog dengan pasar sangat penting, misalnya warna, desain apa yang dibutuhkan karena kecepatan perubahan desain sangat secepat. Mentor mempertemukan pelajar dengan pasar sehingga mereka memahami pergerakan pasar.

Program Bantuan UMKM untuk Siswa

Pemprov Jatim juga memberikan penguatan kepada pelaku usaha siswa melalui bank UMKM senilai 50 juta tanpa agunan dan bunga 0-3 persen. Program ini bisa nyekrup dengan mentor, kepala sekolah, dan kacabdin. Hal ini menjadi penguat untuk siswa agar bisa tumbuh, berkembang, meluas, serta menguat.

Capaian KUS di MEA 2025

Kegiatan MEA 2025 diikuti 1.600 Kelompok Usaha Siswa (KUS) dari seluruh Jawa Timur. Mereka bersaing menunjukkan ide-ide kreatif, mulai dari produk eco-friendly fashion, inovasi pangan sehat berbasis lokal, hingga aplikasi digital marketing buatan pelajar.

Capaian tersebut diikuti nilai transaksi KUS yang menunjukkan peningkatan signifikan. Hingga September 2025, total nilai transaksi KUS mencapai Rp4,75 miliar. Hal ini menunjukkan adanya pertumbuhan ekonomi yang kuat dari usaha-usaha siswa yang telah menciptakan 1.200 produk unggulan.

Bahkan, sebanyak 35 produk KUS telah terdaftar di LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik) sebagai bentuk keberlanjutan usaha.

Harapan untuk Generasi Muda Jatim

Khofifah berharap lahir lebih banyak wirausaha muda Jawa Timur yang berani bermimpi besar dan bertindak nyata. Generasi yang akan membawa semangat "Jatim Tangguh, Terus Bertumbuh" ke masa depan.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan