
Gubernur NTT Menilai Pos Kupang sebagai Saksi Transformasi NTT
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melkiades Laka Lena, hadir dalam acara Pos Kupang Award 2025 yang diselenggarakan di Hotel Aston Kupang pada Selasa (16/12/2025). Acara ini tidak hanya menjadi ajang penghargaan, tetapi juga menjadi panggung untuk merefleksikan perjalanan panjang NTT dalam menghadapi krisis dan menatap masa depan transformasi berkelanjutan.
Dengan tema “Transformasi Berkelanjutan”, acara ini dinilai sejalan dengan tantangan NTT pasca-pandemi dan tuntutan perubahan di berbagai sektor. Gubernur Melkiades menegaskan bahwa tema tersebut sangat tepat karena setelah pandemi, transformasi menjadi keharusan yang harus dilakukan di semua sektor, terutama ekonomi.
Ia mengingatkan bahwa Pos Kupang memiliki sejarah panjang dalam mengawal momentum-momentum penting di NTT. Sejak berdiri pada 1 Desember 1992, Pos Kupang telah menjadi rujukan informasi yang kredibel, termasuk saat tragedi tsunami Flores yang merenggut ribuan nyawa.
“Di saat krisis besar seperti tsunami Flores, Pos Kupang hadir sebagai salah satu rujukan yang paling bisa dipertanggungjawabkan. Dari situ Pos Kupang tumbuh dan menjadi saksi perjalanan NTT hingga hari ini,” ujarnya.
Menurut Melkiades, peran media yang kritis justru menjadi kekuatan dalam pembangunan daerah. Ia menyebut Pos Kupang sebagai “watchdog” pembangunan NTT yang konsisten mengawal kebijakan publik selama puluhan tahun.
“Lebih sering mengkritik, dan itu bagus. Media adalah pengawas pembangunan. Pos Kupang sudah menjalankan peran itu dengan dedikasi, inovasi, dan kontribusi nyata bagi NTT,” ujarnya.
Dalam momentum penghargaan ini, Gubernur NTT juga memaparkan arah besar transformasi ekonomi daerah. Ia menilai struktur ekonomi NTT masih terlalu konsumtif dan harus segera digeser menjadi lebih produktif.
Data menunjukkan, defisit perdagangan NTT mencapai Rp51 triliun pada tahun lalu. Angka ini dinilai tidak sehat bagi daerah yang membutuhkan suntikan pembangunan besar.
“Karena itu kami mendorong ekonomi berbasis potensi lokal. UMKM harus tumbuh dan diproteksi,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi NTT, kata Melkiades, telah meluncurkan sejumlah program strategis seperti One Village One Product (OVOP), One School One Product (OSOP), One Community One Product (OCOP), serta penguatan merek NTT Mark untuk memastikan produk lokal memiliki pasar yang jelas.
Ia juga mengajak seluruh ASN dan pemangku kepentingan untuk menjadi motor penggerak dengan membeli produk UMKM lokal.
“Kalau ASN belanja minimal Rp100 ribu per bulan produk lokal, dampaknya luar biasa bagi UMKM kita,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Melkiades menyampaikan apresiasi kepada Pos Kupang atas penghargaan yang diberikan sekaligus berharap media terus mengawal transformasi NTT ke depan.
“Transformasi ini tidak bisa dikerjakan sendiri. Media seperti Pos Kupang harus terus mengawal, agar NTT bisa berubah bersama, maju bersama,” ujarnya.
Peran Pos Kupang dalam Pembangunan NTT
Pos Kupang tidak hanya menjadi media informasi, tetapi juga menjadi mitra penting dalam pembangunan NTT. Dalam berbagai momen kritis, seperti bencana alam dan krisis ekonomi, Pos Kupang selalu hadir sebagai sumber informasi yang dapat dipercaya.
- Di saat krisis besar seperti tsunami Flores, Pos Kupang menjadi salah satu rujukan yang paling bisa dipertanggungjawabkan.
- Sejak awal berdirinya, Pos Kupang telah menjadi referensi utama bagi masyarakat NTT dalam mendapatkan informasi yang akurat dan terpercaya.
- Selain itu, Pos Kupang juga aktif dalam mengawal kebijakan publik dan memberikan kritik yang konstruktif untuk kemajuan daerah.
Langkah-Langkah Pemerintah NTT dalam Mendorong Ekonomi Produktif
Untuk menggeser struktur ekonomi NTT dari konsumtif ke produktif, pemerintah provinsi telah melakukan beberapa langkah strategis:
- Peluncuran program One Village One Product (OVOP), One School One Product (OSOP), dan One Community One Product (OCOP).
- Penguatan merek NTT Mark untuk memastikan produk lokal memiliki pasar yang jelas.
- Pengajakan ASN dan pemangku kepentingan untuk membeli produk UMKM lokal secara rutin.
Program-program ini bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan UMKM dan memperkuat ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Pentingnya Partisipasi Masyarakat dalam Transformasi Ekonomi
Gubernur Melkiades menekankan bahwa partisipasi masyarakat, terutama para pegawai negeri, sangat penting dalam mendorong transformasi ekonomi NTT.
- Jika ASN membeli produk lokal minimal Rp100 ribu per bulan, dampaknya akan sangat signifikan bagi UMKM.
- Ini merupakan bentuk dukungan langsung dari pemerintah kepada pelaku usaha kecil dan menengah.
- Dengan demikian, UMKM akan semakin berkembang dan menjadi tulang punggung perekonomian daerah.
Harapan untuk Masa Depan NTT
Melkiades berharap Pos Kupang terus menjadi media yang kritis dan independen dalam mengawal transformasi NTT ke depan.
- Transformasi tidak bisa dilakukan sendiri, butuh kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan media.
- Media seperti Pos Kupang memiliki peran penting dalam memberikan informasi dan mengawasi kebijakan yang diambil oleh pemerintah.
- Dengan kerja sama yang baik, NTT dapat berubah dan berkembang bersama-sama menuju masa depan yang lebih baik.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar