
Harga Emas Antam Naik Rp6.000 Per Gram
Harga emas logam mulia (LM) PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami kenaikan sebesar Rp6.000 per gram pada perdagangan Jumat (27/2/2026). Dengan demikian, harga emas Antam kini dibanderol seharga Rp3,045 juta per gram.
Berdasarkan data dari situs logammulia.com, harga buyback juga naik dengan nominal yang sama, sehingga dibanderol sebesar Rp2,824 juta per gram. Harga buyback emas harus merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34/PMK.10/2017.
Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22. Besarannya adalah 1,5 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen untuk yang tidak memegang NPWP.
Rincian Harga Emas Hari Ini
Berikut rincian harga emas batangan Antam per hari ini dalam berbagai pecahan:
- Harga emas 0,5 gram: Rp1,572,5 juta
- Harga emas 1 gram: Rp3,045 juta
- Harga emas 2 gram: Rp6,030 juta
- Harga emas 3 gram: Rp9,020 juta
- Harga emas 5 gram: Rp15 juta
- Harga emas 10 gram: Rp29,945 juta
- Harga emas 25 gram: Rp74,737 juta
- Harga emas 50 gram: Rp149,395 juta
- Harga emas 100 gram: Rp298,712 juta
- Harga emas 250 gram: Rp746,515 juta
- Harga emas 500 gram: Rp1,492 miliar
- Harga emas 1.000 gram: Rp2,985 miliar
Harga jual emas tersebut belum termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP. Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP, potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.
Emas sebagai Instrumen Diversifikasi Portofolio
Emas bisa menjadi instrumen yang sangat berguna untuk mendiversifikasi portofolio investasi. Selain karena merupakan logam mulia yang banyak diminati, nilai emas juga cenderung bertolak belakang dengan aset investasi lain seperti ekuitas atau properti.
Dengan demikian, pada saat harga saham atau properti turun, nilai emas kemungkinan besar akan naik sehingga investor yang telah mendiversifikasi investasinya ke emas bisa bernapas lega, karena tidak semua aset yang dimiliki melemah nilainya.
Menurut MoneyWeek, emas juga bisa disebut sebagai asuransi untuk portofolio seorang investor, sehingga setiap investor setidaknya harus mengalokasikan sekitar lima hingga 15 persen dari portofolio mereka untuk investasi terkait emas.
Investasi Emas untuk Investor Konservatif
Berinvestasi emas sering kali menjadi pilihan, terutama bagi para investor konservatif. Selain mudah, investasi emas juga cenderung aman karena risiko yang dimiliki tidak setinggi investasi pada instrumen saham.
Nah, sebelum kamu memulai investasi, tentukan lebih dulu apa tujuan investasimu. Jika investasi untuk jangka pendek, tentu instrumen emas tidak cocok karena ada selisih harga jual dan harga beli. Alih-alih untung, kamu justru malah buntung. Oleh karena itu, pintar-pintar dalam menentukan tujuan investasi ya!
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar